Minggu, 29 Oktober 2017

Pidato Mensyukuri Nikmat

Pidato Mensyukuri nikmat

Assalamu’ alaikum Wr Wb

Alhamdulillahi ‘ala ni’matil islaam
wal iman wal hidayah,
 wa kafa bihaa ni’mah,
 allahumma shalli wa sallim
wa barik ‘ala Muhammadin, ibni ‘abdillah,
 wa ‘ala alihi wa shahbihi wa mawwalah,
amma ba’dah

Yang kami hormati Bapak ibu yang hadir pada saat ini…..
Yang kami hormati dewan juri yang arif dan bijaksana
Serta teman-teman yang sholeh dan sholeha


Marilah kita panjatkan puji SYUKUR, kepada Sang Maha PENGATUR
YANG bila kita  KUFUR, bersiaplah terkena AZAB KUBUR
Dan ke NERAKA, kita akan TERCEBUR
Na’udzubillah tsumma na’udzu…….billah

Shalawat beriring salam kita haturkan
Kepada Pemimpin umat
Kepada Nabi yang memberi syafa’at di hari kiamat
Jika kita mengikuti sunnah nya, maka kita akan selamat
Yaitu Nabiyyulloh, Muhammad SAW

Dalam kesempatan ini saya akan menyampaikan pidato dengan tema “MENSYUKURI NIKMAT”

Hadirin yang dirahmati Allah,
Sering kita mendengar kata syukur dan nikmat.
Kata syukur dan nikmat berasal dari bahasa Arab
syukur artinya berterima kasih,
sedangkan kata nikmat artinya Pemberian, Anugrah, Enak, Lezat.
Bila digabungkan, Mensyukuri nikmat adalah berterima kasih dengan cara memuji Allah atas segala nikmat-Nya yang diberikan kepada hamba-hamba-Nya.

Dapat rejeki sedikiiiit .......... Alhamdulillaaah....
Dapat rejeki banyaaaak..... Bersyukurlaaah....
Belum ada rejeki? .......... Bersabarlaaaah.....

Rejeki tidak hanya berupa uang maupun  hartA
kesehatan, keimanan, adalah rejeki yang kita pun tidak bisa menghitungnyA
Bersyukurlah sekarang masih bisa bernafas legA
Mengeluarkan karbondioksidA
Menghirup oksigen sebanyak-banyaknyA
Karena jika kita bernafas dengan oksigen di rumah sakit, sungguh mahal harganyA

Bersyukurlah dengan apa yang ada
mata  masih bisa melihat bunga-bunga
Bapak Ibu masih bisa melihat sayA
Jantung berdetak sebagaimana biasa
Tangan dan kaki membawa kita kemana-mana
 (fabiayyi aalaaaaa i robbikumaa tukadzibaan)
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah, yang kamu dustakan?”

Subhanallah.....
Dengan bersyukur atas nikmat yang kita dapatkan
Insya Allah, nikmat bertambah
Dan semakin berkah
Al-Qur'an menyebutkan :

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ ( إبراهيم : 7 )
Artinya : Dan Ingatlah tatkala Tuhanmu mema'lumkan " Sesungguhnya jika kamu bersyukur niscaya Kami akan menambah ( nikmat ) kepadamu, dan bila kamu kufur sesungguhnya azab-Ku sangat pedih ( Q.S. Ibrahim : 7 )

Hadirin yang dirahmati Allah....
Untuk bersyukur, tidak perlu banyak aturan:
CUKUP Mengakui dalam hati, menyebut dengan lisan dan menggunakan dalam ketaatan kepada Allah SWT
·         Seperti Nabi Sulaiman ketika diberi kenikmatan, kemudian bersyukur, maka Allah berikan karunia didunia dan akhirat
·         Jangan sampai seperti Qorun, ketika diberi kenikmatan, kemudian kufur, lihatlah!! Qorun mendapat azab didunia dan akhirat.

Semoga Allah menggolongkan kita diantara hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur. Ya Allah ! bantulah kami dalam mengingat-Mu, selalu bersyukur pada-Mu dan senantiasa beribadah kepada-Mu.

Demikian pidato YANG saya sampaikan, kurang lebihnya mohon dimaafkan.
Akhirul kalam....
Assalamu’alaikum wr wb 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aplikasi catatan keuangan di Android                           Aplikasi sed...