Sabtu, 23 Desember 2017

Merajut & Menikmati ZAPIN, Oleh-oleh Khas Batam

Pagi-pagi semangat pagiiiiii........
Alhamdulillah hari ini ada apa ya.......

                Dari rumah dengan semangat 45 menuju lokasi kegiatan hari ini di Perumahan Baloi dekat BCS Mall. Ada sebabnya hari itu semangat, yang pertama karena ini adalah kegiatan rumbel (rumah belajar) Craft yang dikomandoi oleh mbak Annisa yang akrab dipanggil mbak Icha. Kopdar untuk pertama kalinya. Rumbel Craft apa aja kegiatannya ya. Macam-macam kegiatan yang akan kita laksanakan, tapi untuk kali ini sepakat untuk belajar merajut.

                Apa alasannya ikut rumbel craft. Yang pertama saya sangat suka kegiatan yang mendorong daya kreatifitas. Apa saja jenis ketrampilan unik-unik dan juga daur ulang merupakan sesuatu yang menarik. Banyak ide-ide terlintas dipikiran tapi banyak yang belum di eksekusi. Seperti contoh, lihat kardus bekas jadi ingin membuat mainan untuk anak, lihat kaleng dikumpulkan inginnya dibuat   celengan, tempat pensil, dll. Lihat baju sudah tak terpakai, inginnya dibuat baju kecil, lap, tas, perca-perca unik, dan masih banyak lagi. Akhirnya karena banyak ide, terkumpullah banyak barang untuk di daur ulang atau dibuat kerajinan. Akan tetapi karena masih ada pekerjaan yang lain, barang-barang tersebut menumpuk tak beraturan makin lama makin banyak, makin berantakan dan terakhir dengan berat hati harus dibuang.

                Alasan kedua, birrul walidain. Yakin? Yakin ini jawabannya? Yes I am sure. Kenapa birrul walidain. Sebenarnya mami tercinta pandai membuat rajutan. Mulai dari topi, hiasan gorden, hiasan bantal, dan lain-lain. Satu hari saya disuruh untuk mencoba merajut. Tapi karena nyangkut-nyangkut tidak bisa membuat rantai jadi putus asa dan tidak ingin mencoba lagi. Dengan adanya kegiatan rumbel craft ini, jadi terpikir alangkah senangnya hati orang tua, bila tahu sang anak bisa mewarisi ketrampilannya. Walaupun belajar nya dengan orang lain. Yup, saya ingin membahagiakan ibu saya. That’s the second reason.
               
                Alasan ketiga, keempat dan seterusnya sangat banyak. Karena terkadang tak perlu banyak alasan untuk melakukan sesuatu yang terpenting adalah niat. Kalau sudah niat, maka apapun itu 1001 alasan bisa disampaikan. Begitu juga bila tidak ada niat, maka juga akan banyak alasan untuk mengatakan tidak.
Alat Merajut
                Untuk persiapan kegiatan ini, perlu kita persiapkan hanya 2 item. Benang sama alat rajutnya. Baiklah kita mulai ya merajutnya. Eits.... bentar. Ada satu kejadian yang membuat saya deg-deg an.  Beberapa kali melewati perempatan Baloi, tapi motor yang saya kendarai dari arah Tiban biasanya selalu belok kiri karena tempat yang saya tuju adalah Kampus Karya Anak Bangsa di Komplek Orchid sebelah Hotel GGI. Ketika pulang dari kampus, biasanya lewat perempatan yang sama dari arah Jalan Duyung lurus ke arah BCS Mall atau belok kanan kearah Tiban. Selama ini hanya arah itu yang saya lewati.

                Khusus hari  itu saya bersama si kecil naik motor dari arah Tiban. Berjalan, berjalan.....oke lampu lalu lintas nya warna hijau. Tancap gas, dari arah Tiban di perempatan Baloi belok kanan ke arah BCS Mall. Sempat terfikir kok cuman saya aja yang belok kanan ya....... Lampu hijau. Tapi beberapa meter dari arah berlawanan ada truk warna kuning yang tetap berjalan lurus. Gasspoolll, tancap....... Dan sempat  melirik melihat sekilas ke arah pos polisi yang saat itu banyak disana kurang lebih ada 5 atau 6 polisi sepertinya.
               
                Aduh.... kok polisinya tadi melihat saya seperti keheranan ya apa mau nangkap pelaku pelanggaran lalin. Ada apa ya. Jangan-jangan saya tadi salah lihat lampu/ ketika lewat lampu sudah berwarna merah.  Terus tancap motor dengan kecepatan agar sampai, deg-deg an jangan-jangan dikejar polisi. Masya Allah. Dag-dig-dug kuatir. Ketika sampai di rumah tempat kopdar, alhamdulillah belum terlambat. Baru beberapa orang yang hadir, sambil duduk menenangkan diri dan berpikir “Apa saya tadi salah lihat lampu ya?” atau “Kenapa pak polisi tadi sepertinya melihat keheranan?”  ah pak polisi bikin deg-deg an aja. Sebentar deh, sepertinya di sebelah lampu lalu lintas tadi saya melihat tanda belok kanan trus disilang. Apa tak boleh di perempatan itu belok kanan? Mungkin ..... Saya harus banyak belajar mengenali peta seluk-beluk batam dan dunia per-lalulintas-an.
Rumbel Craft IIP Batam
                Baiklah kita mulai lagi ya... kopdar nya. Oiya ada satu yang ketinggalan. Kopdar kali ini selain dihadiri oleh member rumbel craft juga dihadiri oleh member rumbel Menulis ya. Jadi bekerja sama antara 2 rumbel. Yang satunya merajut yang satu lagi meliput. Good Job.  Sssstttt acara dimulai. Kegiatan dibuka oleh mbak Annisa sebagai tuan rumah serta perkenalan antar ibu-ibu. Kemudian dilanjutkan dengan belajar merajut yang dimentori oleh mbak Ovi. Pengenalan alat-alat rajut dan berbagai jenis benang. Langkah awal dalam merajut adalah membuat simpul dan membuat rantai. Yuks mari kita bikin sama-sama.

                Tak berapa lama, datanglah seorang wanita cantik membawa sesuatu yang berbentuk kotak. Semua mata memandang “sesuatu” itu. Penasaran yah. Kotak yang bertuliskan ZAPIN. Selama ini yang saya ketahui zapin adalah sebuah  judul lagu melayu. Kotak diletakkan ditengah-tengah. Otomatis untuk sementara tangan berhenti merajut karena penasaran. Baiklah kita bongkar muatan dulu ya dan kepoin si kotak ZAPIN.  Kotak bertuliskan ZAPIN dibuka dan masih ada lagi isinya. Yuuuu keluarin satu per satu.....banyak ya. Apa sih isinya..... Alhamdulillah dibukalah kotak-kotak kecilnya, wuiiihhh..... cake menggoda selera.

               
                Ternyata cake ini adalah cake EnakAliWak ZAPIN yang dimiliki oleh artis ibukota Andhika Pratama dan Ussy. Tidak sah kalau cake cuma dipandangi saja harus di iris dan dicicipi. Kebetulan si kecil juga sudah tak sabar ingin mencoba. Tapi berhubung saat itu banyak wartawati (member rumbel menulis) maka sebelum dinikmati si ZAPIN di buka, di iris, ditaruh dan difoto. Memang pupu Andhika dan mbak Ussy itu artis yang top banget. Ini cake nya pun ikut nge-top juga seperti model yang difoto cekrak-cekrek dari berbagai sisi dan sudut. Padahal si kecil sudah sibuk merajuk, meminta “Makkkkk mau kuehnya......” Hihihi. Emak-emak malah sibuk foto.


                It’s okey. Enough. Cukup ya foto-fotonya yuuuk mari dinikmati. Hm.... seiris dulu ya, ini makan pisang apa makan cake? Oh ternyata cake rasa banana si pisang. Berasa banget pisangnya. Nggak afdhol kalau tidak mencoba semua varian rasanya. Ada satu varian yang menarik dan nyuss, kriuk, eh ada kriuk kriuknya ternyata itu rasa crunchy. Enak banget varian ini, si kecil pun ternyata suka pake bingit. Yups...... olala ternyata varian cake rasa crunchy miss u ini cake favorit keluarga ownernya pupuw Andhika dan Mbak Ussy. Alhamdulillah hari itu menikmati cake ZAPIN yang enak kali wak pas dengan jargon ZAPIN EnakAliWak. Dengan berbagai macam varian dan rasa yang unik, cake ini menjadi pilihan oleh-oleh khas Batam.

Oleh-oleh khas batam yang enak ini, bisa didapatkan di 3 outlet yaitu :
Store I
Nagoya Hill Superblok Blok D No. 4&5 Batam
Store II
Komplek Ruko King Business Centre (KBC) Jln. Raja Isa Blok B1.1 Batam Centre
Store III
Jl.Teuku Umar Komp. Ruko Lumbung Rezeki Blok C No. 1&2

Untuk varian rasa yang bisa dan harga :
Heaven Caramel                harga Rp. 55.000,-
Chocopucino                      harga Rp. 55.000,-
Crunchy Miss U               harga Rp. 55.000,-
Copa Banana                       harga Rp. 55.000,-
Cheese Me Up                   harga Rp. 59.000,-
Bluberry More                   harga Rp. 65.000,-

Okey... tetap sambil menikmati cake ZAPIN .......yuk lanjut merajut lagi.

                Merajut, merajut, bikin rantai, bikin rantai ternyata bisa ya. Walaupun jari-jari terasa pegel  huft..... semangat. Harus banyak olahraga jari nih agar terlatih dan terbiasa akhirnya bisa. Alhamdulillah ternyata sekarang saya bisa walaupun baru membuat dasarnya saja. Hari ini mendapat banyak pelajaran dan pengetahuan yang luar biasa, antara lain:
1.       Niat
2.       Belajar mengenali peta Batam
3.       Belajar lagi tanda-tanda lalu lintas
4.       Merajut itu mudah (kata motivasi dari mbak Ovi)
5.       Tempat beli oleh-oleh khas Batam yang rasanya enak
6.       Learning and sharing

Terima kasih untuk mentor mbak Ovi, PJ Rumbel Craft mbak Annisa, PJ Rumbel Menulis mbak Unna, Kepala suku IIP Batam mbak Erli dan teman-teman semuanya yang terus bersinergi untuk sama-sama menjadi ibu rumah tangga yang profesional di Rumah.



7 komentar:

  1. Aku belum tertarik niy kalo merajut, mama krucils merajut asa aja dulu kali yak :D

    BalasHapus
  2. Wahhh.. mba Lumii
    ceritanya seruuu 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih seru pas tancap gas...takut dikejar pak polisi xixixi

      Hapus
  3. Wahhh.. mba Lumii
    ceritanya seruuu 😊

    BalasHapus
  4. duh pengen jg bljr merajut...itu zapin mmg enak mantrapp mbakkk

    BalasHapus