Kamis, 09 Agustus 2018

Permainan Seru di bulan Agustus



Hai hai ini bulan Agustus loh.  Mau tau moment apa ini? Ayolah coba tebak. Bisa khan? Yap bulan ini adalah bulan kemerdekaan bangsa Indonesia yang telah merdeka sejak 17 Agustus 1945. Wuih alhamdulillah ya sudah 73 tahun yang lalu. Semoga Indonesia semakin jaya dan rakyat Indonesia bisa mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya.

Ungkapan rasa gembira dan syukur atas kemerdekaan dilakukan dengan berbagai macam kegiatan. Sangat amat banyak kegiatannya. Ada yang mengadakan perlombaan tingkat RT, RW, kelurahan, tingkat nasional. Mulai dari lomba yang bersifat serius sampai yang seru-seru-an. Ada lomba pidato, puisi, menulis artikel, menghias kampung atau permainan-permainan yang fun.  Khas banget kalau agustus-an selalu ada panjat pinang. Permainan kelereng di sendok, makan krupuk, balap karung, sepakbola daster, dandan emak-emak dan banyak sekali permainan yang dilombakan serta dimodifikasi dengan syarat-syarat yang kadang-kadang tidak masuk akal tapi disitulah serunya.

Seperti video yang saya lihat beberapa hari yang lalu, ada lomba makan krupuk untuk bapak-bapak.  Cara perlombaannya yaitu semua peserta duduk dengan kondisi tangan di belakang. Barulah mereka makan krupuk. Berbeda dengan video versi satu lagi yaitu peserta bapak-bapak duduk di kursi kecil. Kemudian krupuk di ikatkan di tali sedangkan ujung tali lainnya bukan di ikat pada tali jemuran melainkan diikat pada jempol kaki masing-masing peserta. Ha ha ha melihat tingkah peserta pasti Anda akan tertawa.

“Ummi, beli krupuklah”, kata si Sulung.
“Untuk apa?”, tanyaku.
“Kakak mau latihan lomba makan krupuk” jawab si Sulung.

Ada-ada saja, entah dari mana idenya tiba-tiba hari itu si Sulung minta dibelikan krupuk. Padahal permainan ini tidak membutuhkan latihan sebagaimana layaknya perlombaan-perlombaan yang lain. Tapi tak apa memang baguslah itu, sebagai persiapan untuk mencapai hal yang terbaik memang harus dan perlu persiapan. Uang 10 ribu saya berikan untuk dibelikan krupuk di warung ternyata tidak ada krupuk yang dimaksud. Akhirnya saya memesan kepada salah seorang kawan yang biasa membeli krupuk tersebut. Alhamdulillah ada dan harganya sangat terjangkau. Setengah kilo Cuma 15 ribu saja sudah dapat banyak krupuk.

lomba makan krupuk

Dengan perlengkapan krupuk dan tali rafia yang di ikatkan pada jendela dan gagang pintu kami mengadakan lomba kecil-kecilan makan krupuk. Anak-anak semuanya tidak tersenyum tapi tertawa bahagia saking senangnya. Subhanallah ternyata bahagia itu tidak mahal ya nak.


2 komentar:

  1. Waahhh kereenn udah pemanasan dluan..hehehe. mau juga ah bikin gitu buat Aal...

    BalasHapus
    Balasan
    1. ayo aal lawan maryam.... siapa tercepat

      Hapus