Minggu, 16 September 2018

Komunikasi Produktif Hari Kesepuluh




Hari ini saya mengantarkan anak-anak untuk les sempoa. Harusnya jam 9 sudah ready untuk belajar. Akan tetapi berhubung si adik main entah kemana dan harus dicariin terlebih dahulu jadilah agak molor jadwalnya.
“Ummi nanti jemput jam 11 ya?” kata si kakak. Saya agak ragu menjawabnya karena jam 11 bisa dipastikan saya masih dikampus. Kalaupun kegiatan kampus sudah selesai maka jam segitu saya masih di perjalanan. Karena jarak rumah dan kampus lumayan jauh. Sementara saya harus ke kampus sebagai bentuk tanggung jawab saya sebagai ketua BEM dikarenakan hari ini kampus mendapatkan musibah yaitu kebanjiran dan kemalingan.
“Ummi bener lo ya nanti jemput jam 11.” Tegas si kakak meminta kepastian dari saya. Dan saya tetap tidak menjawabnya. Akhirnya saya pun tidak memberitahukan kepada si kakak bahwa hari ini saya akan pergi ke kampus. Karena bila itu saya lakukan, akan mengubah mood nya untuk belajar. Belum lagi melihat alisnya yang makin berkerut.
Jam 11 lebih ada WA dari guru les nya. Dan saya minta tolong kepada guru les nya untuk mengantarkan ke rumah. Dulu biasanya si kakak pergi les mau dengan naik sepeda sendiri. Tapi sekarang mau nya di antar oleh umminya.
Sepertinya si kakak kecewa dengan saya karena suaranya hari ini agak tinggi dibanding biasanya. Dan saya harus berbicara dari hati ke hati agar hal ini tidak terulang lagi.


#hari9
#game level 1
#tantangan 10 hari
#komunikasi produktif
#institut ibu profesional


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Resensi buku ”Hanya Cinta-Nya”

 Karya Riawani Elyta & Risa Mutia Buku "Hanya Cinta-Nya"             Akhir-akhir ini daya baca masyarakat memang m...