Selasa, 16 Oktober 2018

Hari kedelapan pemain volley cadangan


Hujan deras mengguyur. Batam memang tidak bisa diprediksi cuacanya. Saat sedang panas-panasnya matahari tiba-tiba hujan turun deras. Atau sebaliknya saat hujan deras, eh perumahan sebelah kering-kering saja.

Hari kamis ini sesuai jadwal si sulung mengikuti perlombaan porseni madrasah. Dengan semangatnya bangun pagi. Sedangkan si adik asyik memeluk bantal karena libur. Menjelang siang hujan deras tampaknya rata seluruh batam. Walau hanya sebagai cadangan lomba volly itu bukan masalah yang penting semangatnya. 

“Hore, masuk semi final.” Begitu katanya saat sore hari saya menjemputnya disekolah.
“Alhamdulillah. Menang ya kak”, kata Ummi.
“Iya mi. Grup kami menang.” Kata si sulung.
“ Jadi kakak tadi mencetak berapa poin?”, tanya ummi.
“Enggak mi. Kakak Cuma cadangan. Sama ustadzah dipilih yang besar-besar tinggi-tinggi. Trus lawan mainnya itu gak bisa ngembali in bola. Jadi kami menang lah”, lanjutnya.
“O, jadi kakak gak sempat cetak poin?”
“Enggak mi. Kami besok kesana lagi. Tapi Cuma volly aja sama ustadzah pembimbingnya.” Kata si sulung.
“Ya gak papa cadangan. Cadangan itu suatu saat dibutuhkan. Yang penting kakak mau latihan maksimal dan semangat berlatih. Itu saja sudah.” Kata Ummi memberikan motivasi kepada si sulung. Bahwa apapun amanahnya lakukanlah dengan maksimal. Hasil nya apa biarlah Allah yang menentukan. Kita hanya ikhtiar, berdo’a dan tawakal kepadanya.

#Harike8
#Tantangan10Hari
#GameLevel2
#KuliahBundaSayang
#MelatihKemandirian
#InstitutIbuProfesional


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Be Kreatif Mom and Kids 10

S enangnya melihat meja belajar terlihat rapi. Ada 2 meja belajar dirumah dan setiap meja disampingnya ada lemari tempat bukunya. Satu mej...