Minggu, 04 November 2018

Cara Tingkatkan Kecerdasan Anak 5


Senin. Senin. Pagi yang cerah tak bertahan lama karena datang hujan. Batam lagi-lagi tidak dapat diprediksi cuacanya. Seperti kemaren saat ke Batam Centre. Berangkat dari rumah, cuaca terang tiba-tiba sampai plasa SP hujan. Syuttt berhenti dipinggir jalan untuk memakai mantel hujan. Lanjutkan perjalanan sampai ke Kepri Mall......ow ow ow Masya Allah keadaan terang benderang, jalanan kering. Ya sudah kepalang tanggung tetap jalan memakai mantel hujan padahal cuaca panas. Mantel baru dilepas saat sampai lokasi acara di Imperium. Udah nggak kaget dengan cuaca batam ya.

Lanjut mengenai tantangan meningkatkan kecerdasan anak kemaren saya sedikit diskusi dengan si sulung.
“Kak, kakak tahu kan apa artinya adab?”, tanya Ummi.
“Tau mi. adap itu ke depan.” Sahut si bungsu.
Kami langsung tertawa bersama antara saya dan si sulung. Iya saat itu memang kami bertiga ditambah si bungsu.
“Lah adek. Adab dek, bukan hadap”, kata Ummi sambil tertawa.
Si bungsu dan si sulung tertawa juga.
“Tau mi adab. Biar sopan kan.” Kata si sulung.
“Iya adab itu kurang lebih sopan santun atau etika”, kata Ummi.
Kemudian saya melanjutkan sedikit hal-hal tentang adab yang difokuskan adab makan minum dan adab ke kamar mandi.
Selanjutnya kami juga sepakat untuk memulai konmari lemari baju masing-masing. Sambil mencari info dari grup emak-emak kece Ibu Profesional Batam.
Intinya konmari itu :
1.      Meminimalisir penggunaan misalnya baju, pilih baju yang  hanya sering dipakai dan yang lainnya bisa dihibahkan atau dijual bisa juga loh. Termasuk sepatu dan lain-lain.
2.      Meringankan hisab kelak di akhirat (penting nih)
3.      Sortir barang yang sesuai kebutuhan dan pastikan setiap barang punya tempat masing-masing dan jangan lupa bentuk habit untuk mengembalikan ke tempat masing-masing
4.      Kertas-kertas juga mulai di cek perlu atau tidaknya. Bisa buat pending box sebelum masuk ke tempat sampah
5.      Praktek  

#Hari5
#KuliahBundaSayang                                                       
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Resensi buku ”Hanya Cinta-Nya”

 Karya Riawani Elyta & Risa Mutia Buku "Hanya Cinta-Nya"             Akhir-akhir ini daya baca masyarakat memang m...