Minggu, 25 Agustus 2019

PENGARUH MEDIA DIGITAL TERHADAP FITRAH SEKSUALITAS



 Jaman sekarang memang sudah jamannya teknologi. Sehingga media digital berkembang dengan sangat pesatnya. Ada 2 sisi mata uang, ada positif, ada negatif.
Dampak Positif :

1. Efek positif bagi perkembangan fisik anak > Salah satu efek positif bagi perkembangan fisik si anak adalah adanya beberapa kemungkinan untuk melakukan aktivitas gerak yang disediakan oleh teknologi elektronik. 

Misalkan pada aktivitas dancing pada game. Tak hanya itu, informasi tentang gaya hidup sehat, obat, dan pencegahan penyakit dapat diakses dengan  mudah di internet.

2. Efek positif bagi perkembangan sosial dan emosi > menambah teman, saling berbagi, saling membantu

3. Efek positif bagi perkembangan intelegensia > Anak-anak yang sering mengakses media sosial juga cenderung mengalami peningkatan dalam visual reasoning mereka. Mereka dapat dengan mudah mengindera secara visual dan memperosesnya dengan cepat. Hal ini akan berdampak pada peerkembangan inteligensi mereka.

4. Efek positif bagi perkembangan moral > Aksi-aksi kemanusian yang diposting di media sosial, dapat menumbuhkan jiwa solidaritas yang anak-anak rasakan untuk ikut membantu orang lain yang sedang mengalami musibah sehingga kegiatan ini dapat mendorong penguatan perkembangan moral mereka.

Dampak Negatif :

1. Efek negatif bagi perkembangan fisik > Kegiatan anak berinteraksi dengan teknologi elektronik cenderung membatasi aktivitas gerak mereka karena teknologi elektronik sendiri diciptakan untuk memudahkan urusan manusia tanpa harus banyak melakukan gerakan >> anak rentan terhadap obesitas, ketidakseimbangan hormonal dan metabolisme, kelelahan mata, dan sakit kepala

2. Efek negatif bagi perkembangan sosial dan emosi > hilangnya privasi, bullying, stanger - danger (perkenalan dengan orang-orang asing dan tidak dikenal di seluruh dunia, memicu terjadinya penculikan dan pemerkosaan), stalking, kecemasan, dan depresi

3. Efek negatif terhadap intelegensi >> Anak-anak yang sering mengakses internet akan cenderung mendapatkan hambatan dalam proses belajar, menjadi tidak sabar. Selain itu, penggunaan teknologi eleltronik juga menjadikan mereka menjadi kurang terampil dan hanya bisa berkonsentrasi pada satu hal dalam rentang waktu yang lama sehingga mereka tidak akan mampu menghadapi sesuatu yang membutuhkan solusi cepat.

Lalu..apa yang harus kita lakukan selanjutnya untuk mencegah terjadinya hal tersebut?

Mari ajarkan anak tentang diri & tubuhnya sejak dini..Berikan informasi bahwa diri & tubuhnya sangat berharga, untuk itu dia harus menjaga & memelihara dirinya dengan baik. Bisa dengan lagu dan syair yang mendidik.

Sebelumnya pastikan kita sudah mengajarkan hal-hal berikut :

1. Jelaskan tentang nama-nama bagian tubuh sejak ia belum bisa bicara. Seiring usia, jelaskan juga fungsi dan bagaimana menjaganya. 

2. Sejak usia 9 bulan, ajarkan bahwa ia memiliki bagian tubuh yang spesial. Ajarkan ia menggunakan nama yang tepat untuk bagian tubuh itu tanpa rasa tabu. Gunakan istilah yang digunakan oleh kitab suci. 

3. Rawat rasa malu yang fitrahnya ia rasakan ketika bagian tubuh itu terlihat orang lain. Jika akan membantunya memakaikan pakaian, minta izin saudaranya yang lain untuk tidak melihat. 

Untuk anak yang sudah bisa berkomunikasi, jelaskan lebih detail menggunakan bahasa ilmiah, lalu tetap ikat dengan istilah yang digunakan kitab suci. 

4. Katakan pada anak bahwa diri dan tubuhnya sangat berharga, untuk itu ia harus menjaga dan memelihara dirinya dengan baik.  

5. Sebelum berusia 3 tahun, bantu anak memahami 3 jenis sentuhan. Gunakan lagu ini (lagu "SENTUHAN") sebagai alat bantu. 
§  sentuhan baik/boleh untuk sentuhan pada tubuh bagian pundak hingga ujung jari, dan dari lutut hingga ujung kaki. 
§  Sentuhan buruk/tidak boleh untuk sentuhan yang mengenai tubuh yang ditutupi pakaian dalam dan bibir. Bagian ini hanya boleh disentuh diri sendiri, ibu, dan dokter. 
§  Sentuhan membingungkan untuk sentuhan yang mengenai tubuh dari pundak hingga lutut. Bagian ini juga hanya boleh disentuh diri sendiri, ibu, dan dokter. 

6. Ajari anak untuk mempercayai perasaannya

7. Ajari anak agar mampu berkata TIDAK, ENGGAK MAU, atau JANGAN BEGITU!



Jangan menyerah karena setiap anak memiliki hak untuk memahami perkembangan dirinya dengan cara akurat & positif. Penuhilah hak anak-anak kita dari pengaruh media digital. Jika kita mulai merasa lelah mendampingi&melihat kelakuan anak kita,rasakan kehadiran orangtua kita

ü  Berapa banyak kekecewaan mereka terhadap kita tapi mereka selalu sabar menghadapi kita bahkan disaat kita sudah kehabisan rasa sabar kepadanya...
ü  Berapa banyak stok sabar yang orangtua kita curahkan sehingga kita bisa menjadi pribadi yang sabar seperti sekarang ini.

ü  Berapa banyak pengorbanan yang orangtua kita berikan sehingga kita bisa menjadi ibu yang ramah, cerdas dan bermanfaat untuk orang banyak.

ü  Rasakan bagaimana sakitnya hati orangtua kita ketika mereka tahu kita belum bisa menjadi orang tua yang baik seperti mereka..

ü  Rasakan bagaimana sedihnya orangtua kita ketika mreka tahu anaknya tidak sesabar mereka dalam menghadapi anak-anaknya.

Sungguh, teladan itu lebih baik daripada seribu kata..



DARI HASIL  DISKUSI

1. Pertanyaan dan jawaban1.  Infografis yang ditampilkan oleh kelompok 6 berasal dari Riset Yayasan Kita dan buah hati divisi anak&remaja (DiAR) Tahun 2016, 90% dari jabodetabek, jumlah anaknya 2594


2. Pertanyaan dan jawaban2. Penggunaan gadget bagi anak adalah start umur 14 tahun. Karena anak secara psikologi sudah bisa membedakan baik buruknya, meski beberapa ahli menyarankan amannya Di usia 16 tahun. Bahkan seorang owner Facebook, Mark dia tidak memberikan gadget kepada anaknya sendiri. Apa kabar dengan emak-emak di Indonesia?

Rules of Gadget to Children

1) Gadget ini cuma “PINJAM-PAKAI”.

2) Orangtua harus selalu mengetahui password-nya

3) Jika teleponnya berdering, jawablah. Itu adalah sebuah telepon. Katakan salam, tunjukkan perilaku yang baik (sopan.) Jangan pernah abaikan panggilan telepon jika dilayarnya tertulis “Ibu” atau “Ayah”. Jangan pernah.

4) Berikan teleponnya kepada orang tua-mu tepat jam 7:30 malam setiap malam sekolah dan setiap akhir minggu pada jam 9 malam.

5) Kamu tidak akan membawa gadget ini ke sekolah. Ngobrol-lah secara langsung dengan orang-orang yang biasa kamu ajak chatting atau SMS. Ini adalah bekal atau skill untuk hidupmu kelak.

6) Jika gadget ini rusak atau hilang, kamu bertanggung jawab untuk penggantian atau biaya perbaikan.

7) Jangan gunakan teknologi ini untuk berbohong, membodohi, atau menipu umat manusia lainnya. Jangan terlibat dalam pembicaraan yang akan menyakiti orang lain. Jadilah teman yang baik.

8) Jangan mengirimkan pesan atau mengatakan apapun yang tidak mau kamu ucapkan dalam kehidupan sehari-hari.

9) Tidak boleh ada pornografi.

10) Matikan, diamkan, sembunyikan dari khalayak ramai. Terutama di restoran, di bioskop, atau ketika berbicara dengan umat manusia lain.

11) Jangan kirimkan atau menerima gambar/ foto dari bagian pribadi anggota tubuhmu atau orang lain. Jangan tertawa.

12) Jangan mengambil jutaan foto dan video. Tidak perlu mendokumentasikan segalanya. Alamilah hidupmu sendiri.

13) Sesekali tinggalkan gadgetmu dirumah dan coba untuk merasa nyaman dan aman dengan keputusan itu. Belajarlah hidup tanpanya.

14) Jaga matamu tetap menghadap kedepan. Lihat dunia disekelilingmu. Pandangilah jendela. Dengarkan kicauan burung. Jalan-jalan. Berbicaralah dengan orang asing. Berkelilinglah tanpa Googling.

Jawaban tambahan :
Berdasarkan catatan kulwap tentang Mencegah Bahaya Pornografi bersama kak Eka Wardhana

Di masa kini pornografi kian marak karena banyak dilakukan di dunia maya melalui adanya internet. Dan alat apa yang digunakan semua orang untuk mengakses internet?

Gadget! Tentu saja. Jadi mau tidak mau, orangtua juga harus mengambil sikap dalam hal ini dengan melakukan diet gadget.

Jadi, dunia di sekitar kita sudah sangat beresiko. Orangtua tidak boleh ragu lagi melakukan diet gadget buat anak.

Sementara itu, untuk melindungi anak-anak dari konten asusila. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise sedang menyiapkan peraturan menteri mengenai larangan penggunaan telepon seluler atau ponsel terhadap anak-anak.

Cara Diet Gadget:

           Kurangi sedikit demi sedikit waktu menggunakan gadget, sampai maksimal 2 jam per hari.
           Jika mengurangi sedikit demi sedikit ini tidak berhasil, larang gadget sama sekali.
           Mengarahkan anak pada kegiatan di luar ruangan seperti berolah raga, mencari serangga, dan lain-lain.

*KEMBALI KE BUKU*

            Ayah dan Bunda, anak yang dikenai diet gadget biasanya akan mengamuk, ngambek atau minimal protes keras. Karena itu perlu diberi alternatif gadget. Salah satu alternatif terbaik bagi gadget adalah buku.

Kenapa harus buku? Karena buku memiliki berbagai manfaat yang sangat luar biasa.



Pertanyaan dan jawaban 3
Ketika memiliki anak perempuan, usia berapa tahun kita batasi anak untuk tidak di urusi ayahnya lagi, misalnya kedekatan anak dengan sang ayah yang begitu dekat sehingga ayahnya selalu membantu anak perempuannya mandi, pakaian dll? Bila berdasarkan data maka saat Usia 15 tahun

Pertanyaan dan jawaban4

Berarti sekitar SMA yah sebaiknya anak baru diberikan gadget, apakah ini berarti sebaiknya juga tidak sama sekali memberikan screen time kepada balita-usia smp? Lalu bagaimana sebaiknya yang bijak ketika kita ingin memberikan edukasi via gadget, seperti contohnya mengenalkan video sentuhan boleh? 

Jawabnya boleh dengan rules gadget for children itu. Kita sampaikan pelan pelan ke anak, insyaAlloh mreka bisa ngerti ko...Kita nya yang kudu tega&jadi teladan juga🤗...


Tv  ( terutama ) dan gadget tidak cukup bagus untuk anak karena selain membuat malas (duduk dan bengong), mereduksi imaginasi anak . Karena semua sudah tersetting dengan visual. Daya kreatif berkurang. Selain pencetus obesitas juga Autis.

Beda dengan buku, satu anak dengan yg lainnya akan memliki respon dan imaginasi yang berbeda. Output berbeda tergantung luas pemikiran dan pengalaman nya.


#Day6
#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#kuliahbundasayangII

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aplikasi catatan keuangan di Android                           Aplikasi sed...