Jumat, 22 Februari 2019

Stimulus Matematika Logis 8


Cerita hari ini berkaitan dengan kakak-kakak si bungsu. Kakak-kakak si Bungsu mereka ikut les sempoa sampai tingkat 5. Keduanya demo ke saya untuk cuti tidak les. Kakak yang pertama ingin cuti les karena pemantapan pelajaran untuk kelas 6, sedangkan yang kedua cuti karena capek.
                                                           
Sudah beberapa kali mereka minta libur tapi saya tidak mengijinkan. Baiklah kali ini saya mengijinkan dan saya akan menganalisa seperti apa perkembangannya. Hm, ternyata masih ada kangen juga dengan suasana les sempoa. Entah kenapa siang itu mereka berdua sangat rajin menyelesaikan soal-soal yang ada di buku latihan sempoa. Saya hanya bisa tersenyum. Toh sebenarnya untuk les sempoa ini tidak mengganggu pelajaran mereka. Hanya 2x seminggu pertemuannya.

#Harike8
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic






Stimulus Matematika Logis 7


Hari ini saya tidak banyak ngobrol dengan si bungsu karena si bungsu sedang asyik bermain dengan teman barunya. Ide terkadang bisa mampet ya. Tapi saya bersyukur secara pelan-pelan saya bisa menstimulus matematika logis untuk anak. Hal ini menurut saya penting. Intinya belajar dengan cara menyenangkan. Bukannya apa-apa. Kalau sudah tidak senang terhadap sesuatu kadang kita jadi tidak semangat untuk mempelajarinya.

Saya contohkan ketika sekolah di SMEA saya sangat tidak suka pelajaran “pelayanan prima” dan “ekonomi”. Alasannya karena cara mengajar gurunya yang ketika ujian jawaban kami harus sama persis dengan buku. Beda satu kata saja sudah berkurang nilainya. Sedangkan saya lebih suka memahami sebuah pelajaran kemudian menyampaikan dengan bahasa saya sendiri. Well, semoga anak-anak senang belajar segala sesuatu yang baik.

#Harike7
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic






Stimulus Matematika Logis 6


“Wah Ummi, kuenya banyak. Ummi beli dari mana tadi.” Pertanyaan si bungsu ketika melihat ada beberapa jenis kue di meja dapur.
“Ummi beli di Genta tadi sekalian beli buku.” Jawab Ummi.
“Adik mau kue yang warna-warni ini ya.” Katanya.
“Iya boleh, tapi Ummi juga mau dikit ya.” jawab Ummi.
Si Bungsu kemudian membagi secuil kue rainbow (kue warna-warni) yang dipegangnya. Saya memang hanya membeli 1 pcs. Potongan kue yang diberikan kepada saya yaitu ¼ bagian. Kemudian saya tidak menyangka si bungsu berinisiatif dengan mengatakan bahwa ia akan membagi ¼ kue untuk Rafif (saudara sepupunya), 1/4 lagi untuk Qanita (saudara sepupunya) dan ¼ lagi untuk dirinya sendiri.
“Enak Mi kuenya. Besok-besok beli lagi ya...”

#Harike6
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic






Stimulus Matematika Logis 5


Sudah larut malam si Bungsu belum mau tidur. Padahal kakak-kakaknya sudah tidur nyenyak. Jam dinding menunjukkan  jam 22.30 WIB.
“Dik, ayolah tidur.” Kata Ummi.
“Adik belum ngantuk Mi,” kata si Bungsu.
Memang hari ini si Bungsu tidur siang selama 2 jam lebih. Sayapun juga sedang asyik membaca. Jadilah dia membongkar mainan, menyusun, memasukkan kedalam tas, dan seterusnya.
“Ummi, ada plastik besar gak?,” tanya nya.
“Ada. Coba ambil di dapur itu dik, tempat plastik plastik.” Jawab Ummi.
Secepat kilat berdiri dan ke dapur mengambil plastik. Kantong plastik yang didapatnya mungkin tidak sesuai harapannya, sehingga dia masih bertanya adakah yang lebih besar dari  kantong plastik yang dipegangnya. Secara tak sengaja ada plastik di sela-sela buku-buku di kotak box.
Srettt.
“Ah plastik ini aja ya Mi. Eh ada isinya Mi. ,” katanya.
Memang itu adalah kantong plastik bekas belanjaan saya di minimarket. Agak besar ukurannya. Dan masih ada isinya bumbu dapur instan dan permen.
“Ada permennya Mi,” kata si bungsu.
“Berapa jumlah permennya?,” kata Ummi.
“Ada 3 Mi.” Jawabnya.
“Permen rasa apa saja?,” kata Ummi.
“Hm rasa... jeruk 2, strowberry 1.” Jawabnya.
“Ummi mau dong rasa jeruknya.” Kata Ummi.
“Ini Mi. Satu lagi untuk kakak ya Mi.” Katanya.
“Kakak, kakak, ini permen untuk kakak.” Teriaknya sambil lari ke kamar kakaknya. Padahal kakaknya sudah tidur nyenyak dari tadi.

#Harike5
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic






Stimulus Matematika Logis 4


Kegiatan setiap sore saya yaitu mengajar di Taman Pendidikan Al Qur’an. Si bungsu belum mau masuk kelas mengaji bersama kawan-kawan sebayanya. Ketika ditanya alasannya selalu karena mau mengaji sama Ummi. Akhirnya memang selalu mengekor di belakang saya ketika mengaji. Disaat saya duduk maka si bungsu duduk disamping saya. Apa yang dikerjakannya selalu ada saja. Mulai membongkar dan menyusun buku prestasi santri, menggambar, dan masih banyak lagi.
“Dik tolong hitung buku prestasi yang ini,” kata Ummi.
“Hitung ya Mi,” kata si Bungsu.
“Iya tolong hitung ya, berapa jumlahnya,” kata Ummi.
Sebenarnya saya tidak ingin benar-benar menghitung berapa jumlah buku tersebut. Saya hanya ingin memberi tantangan kepada si Bungsu apakah bisa menghitung dengan tepat atau tidak.
“ Satu, dua, tiga, ... tiga belas. Tiga belas Mi jumlahnya. “ teriak si Bungsu.
“Benarkah tiga belas. Coba Ummi cek.” Kata Ummi.
Ternyata benar bahwa jumlah buku yang saya sodorkan tadi berjumlah 13. Sebenarnya masih ada buku yang lain. Hanya saja masih terpakai. Tak apalah untuk hari ini belajar sekian saja.


#Harike4
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic






Stimulus Matematika Logis 3


“Dik lihat buku yang Ummi pegang. Mana yang lebih besar dan mana yang lebih kecil?”, kata Ummi.
Yap hari itu ketika sedang menulis, saya jadi punya ide untuk menanyakan kepada si bungsu tentang besar kecilnya ukuran buku yang ada didepan saya. Kebetulan ada 1 buku ukuran kuarto berwarna merah dan 1 buku ukuran A5 berwarna  hitam. Selain menanyakan ukuran saya juga menanyakan warnanya.

Belajar matematika bisa kita lakukan dengan benda-benda yang ada disekeliling kita.


#Harike3
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic






Be Kreatif Mom and Kids 10

S enangnya melihat meja belajar terlihat rapi. Ada 2 meja belajar dirumah dan setiap meja disampingnya ada lemari tempat bukunya. Satu mej...