Senin, 18 Maret 2019

gunakan hak pilih dengan bijak


Aroma politik yang semakin panas di Indonesia semakin terasa di setiap lini kehidupan masyarakat. Kolaborasi pasangan capres dan cawapres tentu memiliki strategi tersendiri agar bisa memikat rakyat. Di satu sisi semakin berkobar semangat rakyat untuk mempertahankan yang sudah ada dan di sisi lain rakyat juga semangat menginginkan perubahan.

Pemilu sudah menjadi sebuah pesta yang penuh trik dan intrik yang tak dapat dihindari. Tapi apa pun itu semoga semuanya bisa sportif dalam bersaing secara sehat. Dengan niat yang baik memajukan bangsa Indonesia di mata dunia dan meningkatkan taraf kehidupan rakyat yang lebih baik.

Ayo semuanya jangan ragu-ragu untuk menggunakan hak pilihmu. Ingat bahwa satu suara saja akan sangat berarti. Pilihan rakyat akan berdampak 5 tahun ke depan. Ingat 17 April 2019 gunakan hak pilihmu. Mari tentukan pilihan!!!!! Jangan golput. Jadilah warga Negara yang baik. Yang selalu bisa memilih yang terbaik.

#Tantangan 5 kata : Kolaborasi, semangat, pemilu, maju, Indonesia
#Challenge ketiga


Gunakan hak pilihmu


Aroma politik yang semakin panas di Indonesia semakin terasa di setiap lini kehidupan masyarakat. Kolaborasi pasangan capres dan cawapres tentu memiliki strategi tersendiri agar bisa memikat rakyat. Di satu sisi semakin berkobar semangat rakyat untuk mempertahankan yang sudah ada dan di sisi lain rakyat juga semangat menginginkan perubahan.

Pemilu sudah menjadi sebuah pesta yang penuh trik dan intrik yang tak dapat dihindari. Tapi apa pun itu semoga semuanya bisa sportif dalam bersaing secara sehat. Dengan niat yang baik memajukan bangsa Indonesia di mata dunia dan meningkatkan taraf kehidupan rakyat yang lebih baik.

Ayo semuanya jangan ragu-ragu untuk menggunakan hak pilihmu. Ingat bahwa satu suara saja akan sangat berarti. Pilihan rakyat akan berdampak 5 tahun ke depan. Ingat 17 April 2019 gunakan hak pilihmu. Mari tentukan pilihan!!!!! Jangan golput. Jadilah warga Negara yang baik. Yang selalu bisa memilih yang terbaik.

#Tantangan 5 kata : Kolaborasi, semangat, pemilu, maju, Indonesia
#Challenge ketiga


Gunakan hak pilihmu


Aroma politik yang semakin panas di Indonesia semakin terasa di setiap lini kehidupan masyarakat. Kolaborasi pasangan capres dan cawapres tentu memiliki strategi tersendiri agar bisa memikat rakyat. Di satu sisi semakin berkobar semangat rakyat untuk mempertahankan yang sudah ada dan di sisi lain rakyat juga semangat menginginkan perubahan.

Pemilu sudah menjadi sebuah pesta yang penuh trik dan intrik yang tak dapat dihindari. Tapi apa pun itu semoga semuanya bisa sportif dalam bersaing secara sehat. Dengan niat yang baik memajukan bangsa Indonesia di mata dunia dan meningkatkan taraf kehidupan rakyat yang lebih baik.

Ayo semuanya jangan ragu-ragu untuk menggunakan hak pilihmu. Ingat bahwa satu suara saja akan sangat berarti. Pilihan rakyat akan berdampak 5 tahun ke depan. Ingat 17 April 2019 gunakan hak pilihmu. Mari tentukan pilihan!!!!! Jangan golput. Jadilah warga Negara yang baik. Yang selalu bisa memilih yang terbaik.

#Tantangan 5 kata : Kolaborasi, semangat, pemilu, maju, Indonesia
#Challenge ketiga


Kamis, 28 Februari 2019

Aliran Rasa Tantangan Stimulus Matematika Logic


Mata pelajaran matematika terkenal menjadi momok bagi sebagian besar pelajar. Tidak percaya silahkan tanyakan kepada para pelajar. Saya ingat ketika sekolah di tingkat SMA, diantara sekian pelajaran yang di-Ujian Nasional-kan nilai yang sangat susah digapai adalah matematika. Dan hampir rata-rata pelajar mendapatkan nilai matematika di bawah standar. Mau tau berapa nilainya? Nilai 4, 3 bahkan nilai 2 juga banyak. Padahal untuk mata pelajaran yang lainnya masih bisa dicapai dengan nilai 7 atau 8. Maka kalau nilai UN dapat angka 5 atau 6 itu sudah lumayan ya. Hal ini merupakan indikasi bahwa matematika merupakan mapel yang tidak mudah bagi mereka.

Bisa belum tentu senang. Senang bisa membuat bisa!
Terpikirkah kita bagaimana cara membuat anak-anak senang dengan matematika tanpa harus terbebani dengan bermacam-macam rumus? Andaikan mereka sudah merasa senang dengan matematika, saat duduk di bangku sekolah tentu lebih enjoy dalam mempelajarinya. Sehingga tidak merasa terpaksa hanya sekedar bisa tanpa menikmati dan happy.

Keren .....
Tantangan di kelas Bunda Sayang selalu keren. Karena membuat emak-emak jadi lebih membuka mata dan hatinya untuk menambah wawasan lebih luas

Sabtu, 23 Februari 2019

Stimulus Matematika Logis 10


Siang yang panas hari ini. Kipas terus berputar dengan sambil terkantuk-kantuk saya berusaha untuk membuka mata. Karena saya harus bangun dan menghadiri undangan salah satu kawan yang menikah.
“Eh, dik Anis. Jumlah jari kaki kanan Ummi ada berapa?” tanya Ummi mengingat masih ada tantangan yang tersisa dari game level 6 di kelas bunsay. Yes, saya mendapat ide untuk menstimulus matematika logis dengan cara menanyakan jumlah jari kaki kepada si bungsu.
“Ada 10 Mi.” Jawab si Bungsu.
“Loh kok 10, ini lho jari kaki Ummi yang kanan ada berapa?”, tanya Ummi.
“Ada 10 Ummi.” Jawabnya.
“Bener nich ada 10.” Kata Ummi.
“Iya 10 lah jari kaki.” Katanya.
“Tapi Ummi kan Cuma tanya yang kaki kanan. Kaki kirinya enggak.” Kata Ummi.
“Eh ada 5.” Katanya.
“Nah yang jari kaki kanan ada berapa?” tanya Ummi.
“Ada 5”, jawabnya.
“Kalo yang jari kaki kiri ada berapa?” tanya Ummi.
“5 juga”, jawabnya.
“Nah sekarang kalo Ummi tanya jari kanan ditambah jari kaki kiri berapa semuanya?” tanya Ummi.
“Sepuluhhhhhh”, jawabnya sambil tersenyum.
Tumben banget pertanyaan kali ini dijawab salah awalnya. Mungkin karena pertanyaan saya kurang pas. Karena membedakan ini kaki kanan dan satu lagi kaki kiri.


#Harike10
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic






Stimulus Matematika Logis 9


“Ummi gimana ini. Bantuin lah jawab soal try out.” Pinta anak pertama saya.
“Soal apa kak?” tanya Ummi.
“Soal matematika Mi. Soal pecahan. Cuman satu ini yang kakak belum bisa.” Katanya.
“Duh, Ummi lupa.” Kata Ummi.
“Tapi kan Ummi dulu juara 1 terus. Masak nggak bisa.” Lanjutnya.
“Ya, sudah lupa mau diapain. Kan Ummi juaranya sudah belasan tahun yang lalu...hehehe.” Kata Ummi.
Itu sekilas dialog saya dengan si kakak. Sebagai orang tua saya tetap berusaha dengan cara memfasilitasi agar mereka bisa belajar dengan baik. Meskipun untuk pelajaran tertentu saya tidak bisa mengajarkan sendiri. Dan saya juga tidak memasang target kepada mereka harus mendapat nilai sekian-sekian. Tinggi atau rendahnya nilai yang mereka dapatnya yang penting mereka sudah berusaha dan harus bisa legowo menerima apapun hasilnya.            


#Harike9
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic






Jumat, 22 Februari 2019

Stimulus Matematika Logis 8


Cerita hari ini berkaitan dengan kakak-kakak si bungsu. Kakak-kakak si Bungsu mereka ikut les sempoa sampai tingkat 5. Keduanya demo ke saya untuk cuti tidak les. Kakak yang pertama ingin cuti les karena pemantapan pelajaran untuk kelas 6, sedangkan yang kedua cuti karena capek.
                                                           
Sudah beberapa kali mereka minta libur tapi saya tidak mengijinkan. Baiklah kali ini saya mengijinkan dan saya akan menganalisa seperti apa perkembangannya. Hm, ternyata masih ada kangen juga dengan suasana les sempoa. Entah kenapa siang itu mereka berdua sangat rajin menyelesaikan soal-soal yang ada di buku latihan sempoa. Saya hanya bisa tersenyum. Toh sebenarnya untuk les sempoa ini tidak mengganggu pelajaran mereka. Hanya 2x seminggu pertemuannya.

#Harike8
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic






“Buku Ragam Pidato Anak Islami: Panduan Lengkap untuk Membimbing Anak Menjadi Juara Pidato Islami”

  Review Buku: Ragam Pidato Anak Islami Karya: Alumi Ulum   Dalam dunia pendidikan anak, terutama di lingkungan TPQ dan Madrasah Ibtid...