Selasa, 20 November 2018

Aliran rasa materi meningkatkan kecerdasan anak


Alhamdulillah. Di Materi dan tantangan meningkatkan kecerdasan anak ini, saya semakin menyadari bahwa memang kecerdasan itu tidak terpaku nilai akademik. Cerdas dalam menghadapi jungkir baliknya kehidupan ini adalah kecerdasan yang paling dibutuhkan dan diperlukan.

Meski di project kali ini saya merasa belum berhasil. Gagal adalah awal kesuksesan. Gagal adalah sukses yang tertunda. Siapa yang tak pernah gagal. Alhamdulillah memang di game level 3 kali ini saya merasa belum mencapai target. Akan tetapi saya mengambil begitu banyak hikmah dan pelajaran agar kedepan lebih baik lagi. Bahasa jelasnya adalah gagal.

Tidak ada yang salah dengan kata gagal. Karena kata gagal menjadi pemicu agar anda bisa sukses. Gagal yang sebenarnya adalah saat Anda gagal dan Anda tidak bisa mengambil hikmah apapun dari kegagalan itu sendiri. Akan tetapi saat Anda bisa mengambil hikmah dari kegagalan, maka apa yang Anda dapatkan berikutnya adalah kesuksesan.


#AliranRasa
#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam

                                                                                                                              

Sabtu, 17 November 2018

Cara Tingkatkan Kecerdasan Anak 10


Teruslah berusaha....
Teruslah berdoa.....
Tugas kita sebagai hamba adalah Usaha dan Doa. Jangan mulai menentukan hasil. Saat kita mulai menentukan hasilnya harus seperti ini dan ini maka bersiap-siaplah kecewa saat hasil tak seperti yang diharapkan.

Alhamdulillah... masih banyak PR untuk saya didalam proses meningkatkan kecerdasan anak. Yang pasti cerdas tidak harus diukur dari seberrapa pintar saat mengerjakan tugas di sekolah. Tapi justru pada saat proses menuju ujian sekolah, saat mengerjakan ujian sekolah dan bagaimana reaksi ketika mengetahui hasil ujian sekolah.

Pun demikian dengan project game level ke 3 di Kelas Bunda Sayang ini. Tidak masalah ketika anak tidak hafal bagaimana adab-adab yang diajarkan dalam islam. Tetapi anak sudah melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Tidak masalah saat anak tidak hafal teorinya, yang penting prakteknya.

#Hari10          
#KuliahBundaSayang 
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam


Cara Tingkatkan Kecerdasan Anak 9


Siapa yang menentukan seseorang menjadi baik? Diri sendiri dan Allah. Dan siapa yang yang menentukan orang lain menjadi baik? Siapa yang menentukan anak kita menjadi baik dan cerdas? Diri mereka sendiri dan Allah. Tapi sebagai orang tua kita bisa berikhtiar dengan berusaha dan berdo’a kemudian kita tawakal dengan ketentuan yang Allah berikkan.

Saya bisa berusaha memberikan pengajaran sesuai dengan kemampuan. Namun semua itu atas izin dari Allah. Soal anak paham atau tidak biarlah Allah yang menentukan setelah kita usahakan. Apapun hasilnya itulah yang terbaik dari Allah.

Project kali ini mengajarkan adab saya lakukan dengan diskusi kecil-kecilan dan menulis note tentang adab tersebut agar saat mereka lupa, mereka bisa membaca note/ catatan tersebut.

Indahnya Islam. Islam adalah agama yang mulia yang didalamnya mengatur segala aspek kehidupan manusia, mulai dari hal paling sederhana hingga sampai hal yang besar seperti mengurus sebuah pemerintahan / Negara. Oleh karena itu, jangan sampai kita memisahkan Islam dari kehidupan kita. Termasuk ketika kita ke kamar mandi, ada doa dan adab-adab yang harus kita penuhi sebagai seorang mukmin, bila ingin mendapatkan ridha Allah ketika beraktivitas didalam kamar mandi tersebut, entah mandi, buang hajat atau mencuci baju, dll.


#Hari9            
#KuliahBundaSayang 
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam


Cara Tingkatkan Kecerdasan Anak 8


Master Mind
1.      Pengalaman apa yang didapat selama menjalankan project?
2.      Apa yang sudah baik?
3.      Hal baik apa yang akan dilakukan pekan depan?

Membaca kembali pertanyaan di tantangan game level 3. Kembali saya menarik nafas dan mengumpulkan memori-memori sebelumnya. Pertanyaan yang mungkin biasa tapi sungguh dalam jawabannya.

Pengalaman apa yang didapat selama menjalankan project? Pertama kali adalah pikiran bingung. Bingung dalam menentukan project apa yang akan dilakukan kemudian dengan tujuan apa dilakukan. Menjabarkan sebuah tujuan ternyata tidak gampang. Yang kedua adalah ujian konsistensi. Plan + no action = gagal. Alhamdulillah saya bisa mendapatkan pengalaman ini. Setidaknya meski saat ini merasa gagal, tapi bisa belajar dari kegagalan itu sendiri.

Apa yang sudah baik? Alhamdulillah anak-anak sudah tahu bagaimana mencuci baju, memasak nasi dan menggoreng telor.

Hal baik apa yang akan dilakukan pekan depan? Apa lagi ya..... kali ini malah bingung menentukan saking banyaknya perihal yang berseliweran.


#Hari8
#KuliahBundaSayang 
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam


Cara Tingkatkan Kecerdasan Anak 7



“Ummi, nanti ngeprint nya segede ini ya”, kata si sulung sambil menggambarkan besarnya kertas yang ia inginkan dengan isyarat tangan.
“Iya insya Allah ummi usahain.” Jawab Ummi.

Saya tenggelam dengan rutinitas dan tugas dari komunitas yang dimana saya bertanggung jawab sebagai pengurusnya. Saking capeknya kadang saya malah terdiam tidak melakukan apa-apa. Iya saya harus banyak-banyak beristighfar karena rutinitas dan urusan ini seolah-olah menyedot seluruh perhatian saya. Sehingga urusan ibadah dan urusan keluarga  yang harusnya saya utamakan menjadi kurang perhatian.

Saya harus membuat plan terbaik agar setiap urusan yang saya kerjakan bisa maksimal dan begitu juga urusan anak-anak dan ibadah. Iya sementara ini proyek yang saya rencanakan belum tuntas. Banyak yang terlewat.


#Hari7
#KuliahBundaSayang                                                       
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam


Cara Tingkatkan Kecerdasan Anak 6



             Hari ke enam tidak ada action sama sekali. Karena terjeda oleh beberapa keperluan yang harus dikerjakan. Disinilah keistiqomahan dan fokus sangat diperlukan. Inginnya mencerdaskan anak akan tetapi usaha ke arah itu belum maksimal.

            Padahal anak sudah bertanya, “Ummi mana yang kata ummi tulisan adab-adab itu?” dan Ummi hanya bisa menjawab, “Astagfirullah, iya ya kak. Maafin  ummi belum sempat untuk ngeprint karena ada hal lain yang harus dikerjakan”.

            Disinilah saya merasa perllunya untuk terus bersama orang-orang yang konsen dan istiqomah belajar bagaimana menjadi ibu profesional.


#Hari6
#KuliahBundaSayang                                                       
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam


Minggu, 04 November 2018

Cara Tingkatkan Kecerdasan Anak 5


Senin. Senin. Pagi yang cerah tak bertahan lama karena datang hujan. Batam lagi-lagi tidak dapat diprediksi cuacanya. Seperti kemaren saat ke Batam Centre. Berangkat dari rumah, cuaca terang tiba-tiba sampai plasa SP hujan. Syuttt berhenti dipinggir jalan untuk memakai mantel hujan. Lanjutkan perjalanan sampai ke Kepri Mall......ow ow ow Masya Allah keadaan terang benderang, jalanan kering. Ya sudah kepalang tanggung tetap jalan memakai mantel hujan padahal cuaca panas. Mantel baru dilepas saat sampai lokasi acara di Imperium. Udah nggak kaget dengan cuaca batam ya.

Lanjut mengenai tantangan meningkatkan kecerdasan anak kemaren saya sedikit diskusi dengan si sulung.
“Kak, kakak tahu kan apa artinya adab?”, tanya Ummi.
“Tau mi. adap itu ke depan.” Sahut si bungsu.
Kami langsung tertawa bersama antara saya dan si sulung. Iya saat itu memang kami bertiga ditambah si bungsu.
“Lah adek. Adab dek, bukan hadap”, kata Ummi sambil tertawa.
Si bungsu dan si sulung tertawa juga.
“Tau mi adab. Biar sopan kan.” Kata si sulung.
“Iya adab itu kurang lebih sopan santun atau etika”, kata Ummi.
Kemudian saya melanjutkan sedikit hal-hal tentang adab yang difokuskan adab makan minum dan adab ke kamar mandi.
Selanjutnya kami juga sepakat untuk memulai konmari lemari baju masing-masing. Sambil mencari info dari grup emak-emak kece Ibu Profesional Batam.
Intinya konmari itu :
1.      Meminimalisir penggunaan misalnya baju, pilih baju yang  hanya sering dipakai dan yang lainnya bisa dihibahkan atau dijual bisa juga loh. Termasuk sepatu dan lain-lain.
2.      Meringankan hisab kelak di akhirat (penting nih)
3.      Sortir barang yang sesuai kebutuhan dan pastikan setiap barang punya tempat masing-masing dan jangan lupa bentuk habit untuk mengembalikan ke tempat masing-masing
4.      Kertas-kertas juga mulai di cek perlu atau tidaknya. Bisa buat pending box sebelum masuk ke tempat sampah
5.      Praktek  

#Hari5
#KuliahBundaSayang                                                       
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam


“Buku Ragam Pidato Anak Islami: Panduan Lengkap untuk Membimbing Anak Menjadi Juara Pidato Islami”

  Review Buku: Ragam Pidato Anak Islami Karya: Alumi Ulum   Dalam dunia pendidikan anak, terutama di lingkungan TPQ dan Madrasah Ibtid...