Selasa, 25 Januari 2022

Pantun part 3

Menanam biji kedelai

Kedelai ditanam tumbuh berumpun

Sebelum acara kita mulai

Ijinkan saya sedikit berpantun

 

Sarapan pisang goreng hangat

Tak cukup makan sebiji

Salam pertama kurang semangat

Kita ulangi sekali lagi

 

Pohon berduri pohon bidara

Ada buahnya dipetik juga

Sebagai pembuka bicara

Mari ucapkan basmallah bersama sama

  

Mari bersama kita berjalan

Berjalan bersama bergandengan

Terima kasih kami ucapkan

Kepada bapak ibu tamu hadirin sekalian

 

Makan nasi bersama lauknya

Lauk ayam goreng kasih sambalnya

Karena jam sudah pada waktunya

Maka mari kita mulakan acara

 


Minggu, 23 Januari 2022

Pantun tentang ilmu (part 2)

(Akhiran rima a-a-a-a)


Buah alpukat buah duku

Di beli dari ketua suku

Bila ingin berkahnya ilmu

Hormat lah kepada guru


Pulang kampung pergi kehulu

Kehulu membawa si buah duku

Betapapun tingginya ilmu

Adab tetaplah nomor satu


Berjalan menikmati alam di hutan

Hutan penuh dengan pemandangan

Ilmu yg paling rendah adalah yang ada dilisan dan tulisan

Ilmu yang paling tinggi ada pada tindakan


Buah rambutan buah mangga

Manis manis rasa buahnya

Meskipun saat sekolah engkau juara

Bila adab tiada maka ilmumu macam tak berguna


Bulan dilangit bersinar sendu

Temaram malam menikmati waktu

Jangan sekali-kali menyakiti hati guru

Bila tak ingin tercabut berkahnya ilmu

Pantun tentang ilmu


Tiang monumen dari batu

Batu sungai keras bentuknya

Ilmu akan menjagamu

harta harus engkau jaga


Jalan jalan ke gunung dan lembah

Hati hati bertemu jurang

Ilmu semakin digunakan semakin bertambah

Harta semakin digunakan semakin berkurang


Indonesia berbagai suku

Diantarannya suku dayak dari kalimantan

Jangan kata orang tua itu bukan guru

Memangnya siapa guru yang mengajar kita duduk dan berjalan


Silaturahmi  ke pulau penyengat

Sambil menikmati indahnya suasana

Dibalik orang-orang hebat

Tetap ada guru yang mengajarinya


Buah manggis manis rasanya

Tapi bijinya jangan dimakan

Ilmu itu tergantung penggunanya

Digunakan untuk kebaikan atau keburukan

Minggu, 26 Desember 2021

Apakah tekat itu sama halnya dengan niat?

Sebuah amalan tanpa diawali dengan niat maka menjadi tak bernilai. Setiap amal ibadah selalu harus diawali dengan niat. Niat merupakan salah satu rukun ibadah. Niat melandasi semua perbuatan, baik itu perbuatan baik maupun buruk.

 

Dalam sebuah hadist dikatakan:

“Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang akan dibalas berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang keadaan hijrahnya karena ingin mendapatkan keridhaan Allah dan rosul-Nya, maka hijrahnya kepada keridhaan Allah dan Rosul-Nya. Dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya akan bernilai sebagaimana yang dia niatkan.”

 

Saat melakukan sesuatu selain niat maka penting bagi kita untuk menguatkan hati dan tekat. Agar tidak mudah tergoda melakukan hal lain sehingga melupakan niat awalnya. Right?

So, tekat lebih cenderung bermakna ketetapan hati untuk melaksanakan sesuatu. Jika hanya niat tanpa tekat, bisa saja sesuatu yang diniatkan tidak terlaksana.

 

Setiap orang memiliki caranya sendiri dalam agar memiliki tekat yang kuat, sehingga apa yang diinginkannya bisa tercapai. Niat memang lebih dahulu daripada tekat, namun tekat memiliki peranan besar agar pencapaiannya bisa maksimal.

 

 

 

 

TEKAD ATAU TEKAT

Taukah teman-teman, seringkali kita salah dalam menuliskan kata tekat. Pada hari ini panduan kita dalam menggunakan bahasa yang baik dan benar adalah KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

 

Menurut KBBI kata “tekad” adalah bentuk tidak baku. Sedangkan bentuk bakunya adalah “tekat”. Tekat memiliki arti kemauan (kehendak) yang pasti, kebulatan hari, iktikad.


Contoh penggunaan kata “tekat” adalah:

a.       Saya sudah memasang tekat untuk menjadi penulis yang produktif dan kreatif.

b.      Dia sudah bulat tekatnya untuk menjadi penulis yang produktif dan kreatif.

c.       Dia selalu membarui tekatnya untuk menjadi yang terbaik.

 

#rulisipbatam

#ipbatam

 

Minggu, 05 Desember 2021

BELAJAR TANPA BATAS




Perintah untuk belajar atau menuntut ilmu tidak dibatasi oleh umur seseorang. Seumur hidup manusia pasti belajar sesuatu. Hanya saja ada yang serius dan tekun, ada juga yang tak menganggap itu sebagai belajar.

 

Contoh nya ketika bayi, seorang bayi belajar jatuh bangun untuk merangkak, berdiri dan berjalan. Sampai akhirnya bisa berlari.

 

Dan bagi saya belajar itu harus dan terus. Karena sebagai seorang ibu dan pendidik, harus upgrade diri untuk mengimbangi perkembangan anak jaman now.

 

Salah satu yang saya lakukan adalah upgrade diri dengan belajar di kampus STIT Hidayatullah Batam. Karena saya lebih suka ilmu keagamaan, ilmu komputer, ilmu bahasa inggris dan ilmu manajemen, maka pilihan jatuh pada prodi MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM.

 

Alhamdulillah…….

Mata kuliah di jurusan ini memang sangat saya perlukan. Umur boleh tak muda lagi, tapi saya yakin belajar itu tak ada batasan usia. Bahkan ada rekan kerja saya yang lulus S1 di umur 60 tahun lebih.

Saya bertekad, berniat dan menancapkan semangat ini, untuk bisa lulus sampai S1 dengan baik.

Sabtu, 21 November 2020

Kenapa mau ikut kuliah bunda produktif

 Jujur......


Saat ini saya sedang menanti jadwal perkuliahan di IIP, Bunda Produktif 2. Kalau menanti enaknya gak ada tugas ya ..... Duh keenakan gak ada tugas sama sekali. Xixixi....

Maunya ya....


Apa tujuan anda mengikuti perkuliahan tersebut? Menjadi ibu itu...proses belajar...maka saya ingin terus belajar menjadi lebih baik. Maka sombong lah menurut saya orang orang yang tidak mau belajar... Belajar bisa kapan saja, dimana saja dan dengan siapa saja. Salah satunya di IIP.


Mengapa anda harus mengikuti program itu?

Apakah anda sudah yakin, program itu adalah cara yang benar, baik dan bermanfaat? Saya yakin karena pelopor nya adalah Bu Septi, yang sudah berpengalaman menjadi ibu terbaik untuk anak anaknya.


Bagaimana jika di pertengahan program anda menemukan hal yang sebaliknya? Apa yg akan anda lakukan?

Saya akan mencari tahu... What's wrong with me...



#PetualanganWahanaPerahuKano

#WisatawanHotelCemerlang

#TranscityHarmoni

#InsitutIbuProfesional

“Buku Ragam Pidato Anak Islami: Panduan Lengkap untuk Membimbing Anak Menjadi Juara Pidato Islami”

  Review Buku: Ragam Pidato Anak Islami Karya: Alumi Ulum   Dalam dunia pendidikan anak, terutama di lingkungan TPQ dan Madrasah Ibtid...