Senin, 09 Maret 2020

Aliran rasa kelas Ulat-ulat Buncek


Aliran rasa kelas Ulat-ulat Buncek

            Terus belajar meski tertatih. Dimateri buncek ini sebenarnya ada hal yang menjadi tantangan bagi saya karena masih belum bisa menyimak materi yang disajikan melalui grup facebook dan masuk kelas manajemen emosi dengan menu spesial nya ”healing” di aplikasi telegram. Secara teori masih terus mencoba meresapi dan jujur secara praktek masih jauh dari harapan.

            Untuk di kelas healing sendiri saya masih stay di kelas tersebut dari awal sampai sekarang karena merasa masih perlu banyak belajar dari sini.
Saya suka belajar dan terkadang perlu rambu-rambu untuk tetap terus semangat belajar. Itulah kepada saya juga mengikatkan diri dengan menjadi salah satu pengurus manajer operasional HIMA, agar saya tertular semangat teman-teman yang tetap istiqomah.

HOW WITH MY BUDDY?
            Salah satu sahabat buddy saya mbak Rika mengatakan dirinya masih seperti tong kosong dan masih minder. Huhuhu .....sama....loh dengan diriku.
            Tapi semangatnya buat HIJRAH untuk selalu memperbaiki diri ..... patut saya contek. Tapi hebatnya buddy saya sudah jalan-jalan ke berbagai kelas. Antara lain kelas ruhiyah, ibadah dan cooking. Saya baru ngiri mau masuk kelas tersebut. Ujung dari segala tantangan yang paling berat  adalah komitmen dan konsisten. Iyaaaa ...... saya juga gitu...

BEKAL UNTUK MY BUDDY
Duh malu sebenarnya, mau kasih-kasih bekal. Kuatir tidak cocok dan terkesan menggurui. Maafkan diriku sebelumnya ya my buddy.....mbak Rika...... Semoga bekal yang saya berikan bermanfaat .....





#janganlupabahagia
#jurnalminggu8
#materi8
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional




Senin, 24 Februari 2020

Tips manajemen waktu

Masih lanjutan dari camping kemaren setelah berkenalan dengan orang yang benar-benar baru, maka saya menyiapkan makanan terbaik bagi bunda cekatan yang memilih kelas manajemen waktu.
Ada 3 orang yang kebetulan sama-sama memilih kelas manajemen waktu, yaitu bunda Zulvi, bunda Laeli dan bunda Yulita.

Tips tersebut saya rangkum dari artikel "8 Tips Efektif untuk Manajemen Waktu yang lebih efektif" karya Mutia Isni Rahayu. Lebih detailnya bisa lihat di sini


#janganlupabahagia
#jurnalminggu6
#materi6
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Minggu, 16 Februari 2020

Camping Bunda Cekatan


Kenalan dengan orang yang benar-benar baru, butuh waktu dan bahasa yang pas. Untuk berkenalan saat camping bunda cekatan saya memilih 2 metode. Yang pertama lewat Facebook dan yang kedua lewat WhatsApp.
1. By Facebook
Untuk Facebook saya meng-add pertemanan bunda-bunda yang menggunakan profil buncek. Dan dari 7 orang yang saya add, ketujuhnya menyukai kelas yang berbeda.

2. By WhatsApp
Untuk add perkenalan by WA saya memilih anggota grup Manajer Operasional Himpunan Mahasiswa (ManOp HIMA) karena memang saya tak banyak mengenal mereka. Harapannya bisa saling sharing dan akrab juga sesama ManOp. Ternyata dari 6 orang, kelas favoritnya adalah sebagai berikut:

Kelas Manajemen Waktu masih menjadi favorit bagi para ManOp yang ketje-ketje ini, karena memang harus bisa mengendalikan diri kapan online dan kapan offline.

#janganlupabahagia
#jurnalminggu5
#materi5
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Senin, 10 Februari 2020

Self Healing dengan Ilmu Tehnik Sadar Nafas



     Didalam keluarga Manajemen Emosi “ Inside Out Family” ada beberapa menu yang bisa dinikmati. Salah satunya Belajar Self Healing. Salah satu tehnik self healing yang bisa kita pelajari yaitu Tehnik Sadar Nafas.
    




Mari Kita Berkenalan dengan TEHNIK SADAR NAFAS.

Step 1 Cobalah tenang sebentar
Step 2 Ambil napas melalui hidung dengan mulut tertutup. Masukkan udara kedalam perut hingga perut mengembung. Kemudian hembuskan melalui hidung lagi dan mulut tetap tertutup.
Step 3 Tetap rileks dan atur nafasnya
Step 4 Lakukan 5x putaran sadar nafas kemudian tanyakan pada diri ”Hai (sebut nama) apa yang kamu ingin aku lakukan agar kita menjadi lebih baik.”
Step 5 Kemudian hening dengan tetap mengatur nafas secara lembut teratur.


Dalam kondisi yang cukup hening akan ada petunjuk dari dalam diri. Nanti akan dimunculkan emosi apakah yang masih tersisa. Terkadang muncul sebuah gambaran slide sebuah peristiwa yang tanpa kita duga.

Cobalah untuk berdialog dengan diri sendiri, karena didalam diri kita ada cahaya kebenaran  yang datangnya dari Allah. Self Healing ini bermanfaat antara lain:

1. Tehnik mengenali diri, memahami diri, memyadari diri untuk kemudian bisa menerima dan berdamai dg diri.
2. Bisa menyelaraskan antara fisik dan emosi.
3. Bisa sebagai penyembuhan diri dan melibatkan obat-obatan.

#janganlupabahagia
#jurnalminggu4
#materi4
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional



Minggu, 02 Februari 2020

Belajar Bersama Keluarga Manajemen Emosi di Pohon Apel


Ada beberapa hal yang ingin saya pelajari seperti tentang computer, literasi, al Qur’an, manajemen waktu dan manajemen emosi. Pilihan saya awalnya adalah manajemen waktu. Namun  kemudian saya berbelok ke manajemen emosi dan manajemen qolbu.
Semoga saya banyak belajar dari Keluarga Manajemen Emosi di bawah rindangnya pohon apel milik Institut Ibu Profesional.

#janganlupabahagia
#jurnalminggu3
#materi3
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Minggu, 19 Januari 2020

Proyek E-Book : Keluarga Cinta Literasi



Membaca buku, membuka cakrawala, membuka jendela dunia. Baca buku gudang ilmu pengetahuan. 
Apapun yang  ada hubungannya dengan buku, saya pasti suka. Membeli, menulis, membaca, mengoleksi dan lain sebagainya. Maka hobby positif ini tentu bisa dan harus ditularkan kepada anggota keluarga yang lainnya.
So ……

Bila ada pertanyaan “Bagaimana Anda menanamkan kebiasaan membaca dan menulis di keluarga dan diri sendiri?”
  • 1.       Membuat perpustakaan keluarga
  • 2.       Ketika kita sering terlihat membaca maka anakpun akan mencontohnya. Perbuatan lebih efektif daripada perkataan.
Cara-cara apa saja yang telah Anda lakukan?
  • 1.       Memberikan hadiah buku kepada anak
  • 2.       Menyusun buku sedemikian rupa agar menarik  di lemari perpustakaan keluarga
  • 3.       Menyediakan buku-buku yang disukai oleh anggota keluarga, contohnya anak-anak disediakan majalah anak-anak “Adzkia”, untuk ayah disediakan buku “Khotbah Jum’at”, dan lain-lain
  • 4.       Membuat pohon literasi bisa menjadi penyemangat bagi anggota keluarga
Adakah hal menarik yang Anda temui dalam proses tersebut?
  • 1.       Anak mengajak kawan-kawannya kerumah untuk membaca buku di perpustakaan
  • 2.       Ayah menanyakan buku untuk materi tertentu yang ingin diketahui
  • 3.       Tetangga juga sering meminjam buku
Apa kendala yang Anda temui?
  • 1.       Menjaga buku agar tetap rapi dan tidak terlipat-lipat
  • 2.       Pengembalian buku tidak pada tempatnya
  • 3.       Terlalu banyak buku dan sayang membuang buku yang sudah jelek
  • 4.       Buku susah ditemukan
Apa solusinya?
  • 1.       Pendataan buku
  • 2.       Penomoran dan penempatan buku sesuai kategori
  • 3.       Buku bagi pemimjam buku perpustakaan
Well, salam literasi. Semangat mengenalkan buku bagi generasi masa depan. Hari ini minat membaca memang tinggi, tapi daya baca harus ditingkatkan lagi.

#RumbelMenulisBatam
#proyekebookrumbelmenulisbatam

“Buku Ragam Pidato Anak Islami: Panduan Lengkap untuk Membimbing Anak Menjadi Juara Pidato Islami”

  Review Buku: Ragam Pidato Anak Islami Karya: Alumi Ulum   Dalam dunia pendidikan anak, terutama di lingkungan TPQ dan Madrasah Ibtid...