Minggu, 09 September 2018

Komunikasi Produktif Kelas Bunda Sayang 4

“Kakak minta tolong jaga adik ya?”
Dengan muka masam dan alis yang hampir bersatu, si kakak menjawab, “Kenapa ummi. Adik diajak sajalah.”
“Kak ummi ke batam centre. Ummi jadi MC untuk acara kampus.” Kataku dengan sengaja tidak mengatakan bahwa acara kami di sebuah mall. Karena kalau mendengar kata mall pasti semua minta ikut sementara dalam kegiatan nanti saya belum tahu akan seperti apa kondisinya. Hanya saja biasanya si kecil  selalu ikut kemana-mana sehingga saat saya naik kepanggung pun juga ikutan.
“Kak, ini ya lauknya nanti kalau adik minta makan.” Tambahku.
“Nanti ummi pulang jam berapa?” tanya anakku.
“Ummi pulang nya kalau nggak sore ya malam ya.” jawabku.
Duh, nak sebenarnya ummi ingin mengajak kalian bersama-sama akan tetapi situasi belum memungkinkan. Lain kali akan ummi tebus dengan mengajak kalian ke tempat yang kalian suka. Tapi senangnya saya meski masih ada manyun muka masam si kakak, dia mulai terbuka untuk menceritakan pengalamannya. Ya. Dalam beberapa hari ini setiap kali bercerita saya berusaha untuk menatap matanya.


#hari  4
#game level 1
#tantangan 10 hari
#komunikasi produktif
#institut ibu profesional


Sabtu, 08 September 2018

Bahagianya Emak bersama Komunitas




Alhamdulillah kami hari ini bersama 19 penulis Buku "Jungkir Balik Dunia Emak"mengadakan launching buku dan mini talkshow yang juga di isi dengan materi dari Bu Choiriyah selaku ketua FLP Batam (forum lingkar pena). Dan juga di isi oleh mbak Heni Lestari selaku Co Founder KWI (kopi write indonesia). 
Kegiatan di laksanakan di aula perpustakaan daerah Kepulauan Riau yang berada di area perumahan KDA (Kurnia Djaya Alam) Batam Centre.

Tidak disangka ternyata ada perpustakaan daerah yang juga menyediakan tempat bermain anak. Ini dia salah satunya kebahagiaan nimbrung di kegiatan Ibu Profesional Batam  bisa tahu tempat-tempat yang sangat ramah anak tetapi juga bagus untuk kita belajar.

Setelah jatuh bangun emak-emak 19 orang yang tergabung dalam rumbel Menulis sudah bisa menerbitkan dan melaunchingkan Buku JBDE. Amazing tidak pernah terlintas untuk bisa membuat buku seperti ini. Tapi kemustahilan itu justru menjadi kenyataan yang luar biasa.

Selanjutnya bikin buku apa lagi ya? Ups kita nulis dulu deh......
Yukk semangat menulis.

#Sepekan Bercerita
#Rulis IP Batam
#Day5

Komunikasi produktif bunda sayang ketiga

Game level 1 Day 3

"Ummi kakak hari ini enggak les sempoa ya. Karena harus ke sekolah lagi mau latihan boleh tanding persahabatan dan habis itu belajar kelompok.", kata si sulung.

Ragu saya hendak memberikan ijin khawatir masih nanti melakukan hal-hal selain itu.

"Kenapa kok enggak sempoa, boleh main volley tapi tetap les ya." jawabku.

"Ah ummi boleh lah kan ini sama Elfa", katanya sambil menunjuk kawannya.

"Ya sudahlah kalo gitu", jawabku.

Mungkin kakak memang sedang semangat semangatnya olahraga bola volley ini. Semoga bisa membantu mengembangkan bakalan.

Jumat, 07 September 2018

Komunikasi Produktif Kelas Bunda Sayang 2


 
“Kak, minta tolong ya. Hari ini adik pulang sekolah nanti sama kakak karena ummi ada kegiatan di perpustakaan di Batam Center.” Pintaku kepada si sulung.
“Ah ummi. Adik nggak ikut ya.” Jawabnya dengan muka masam.
“Ya Enggak khan adik masih sekolah”, kataku.

Meski wajahnya masih masam tapi mau tak mau hari ini aku memberikan kunci rumah kepada si sulung karena kegiatannya nanti dhuhur baru sampai  rumah.

Terhipnotis oleh TV seperti itulah si sulung . TV gambarnya sudah abu-abu tidak jelas. Tumpukan baju yang belum dijemur. Ditambah tumpukan baju yang sudah kering menunggu untuk dilipat. Piring kotor berserakan. Hup, emosi langsung pecah. Dengan suara yang meninggi saya menegaskan pertanyaan, apakah ummi mesti marah baru kakak mau bantu ummi sekedar lipat baju atau cuci piring?

Astaghfirullah, ketiga anakku langsung terdiam dan tak berapa lama mereka bergantian mencuci piring. Entahlah rasa iri mereka antara satu dengan yang lain begitu tinggi. Sehingga bila mendapat tugas maka saudara yang lain juga harus sama. Tak ayal jumlah piring yang dicuci pun harus dihitung agar adil menurut mereka. Kakak cuci 10 piring/ mangkok maka adikpun juga harus sejumlah itu. Ya Allah hari ini merasa gagal untuk mengendalikan emosi.

#hari  2
#game level 1
#tantangan 10 hari
#komunikasi produktif
#institut ibu profesional


Buku Jungkir Balik Dunia Emak


Bahagianya emak bersama Komunitas

Alhamdulillah kami hari ini bersama 19 penulis Buku "Jungkir Balik Dunia Emak"mengadakan launching buku dan mini talkshow yang juga di isi dengan materi dari Bu Choiriyah selaku ketua FLP Batam (forum lingkar pena). Dan juga di isi oleh mbak Heni Lestari selaku Co Founder KWI (kopi write indonesia). 
Kegiatan di laksanakan di aula perpustakaan daerah Kepulauan Riau yang berada di area perumahan KDA (Kurnia Djaya Alam) Batam Centre.

Tidak disangka ternyata ada perpustakaan daerah yang juga menyediakan tempat bermain anak. Ini dia salah satunya kebahagiaan nimbrung di kegiatan Ibu Profesional Batam  bisa tahu tempat-tempat yang sangat ramah anak tetapi juga bagus untuk kita belajar.

Setelah jatuh bangun emak-emak 19 orang yang tergabung dalam rumbel Menulis sudah bisa menerbitkan dan melaunchingkan Buku JBDE. Amazing tidak pernah terlintas untuk bisa membuat buku seperti ini. Tapi kemustahilan itu justru menjadi kenyataan yang luar biasa.

Selanjutnya bikin buku apa lagi ya? Ups kita nulis dulu deh......
Yukk semangat menulis.



Komunikasi Produktif Kelas Bunda Sayang Pertama




“Ummi, kakak tadi selesai sholat magrib di mushola kan keluar mi. Terus kakak beli jajan tempat nenek flores. Ya ampun mi, kakak baru nyadar kalau kakak nggak pake cadar. Itu gimana mi. Boleh ya kayak gitu”, kata si sulung.
“Oh iya. Ya kakak benar-benar lupa kan. Ya gak papa lah. Kan namanya aja orang lupa. Ya tak ada hukumnya. Gak papa kok” begitu jawabku.

Ya ternyata si kakak lupa tidak memakai cadarnya setelah sholat magrib. Dan menanyakan bolehkah hal seperti itu terjadi? Hm senangnya karena kakak bisa menceritakan apa yang dialaminya hari ini.

#hari  1
#game level 1
#tantangan 10 hari
#komunikasi produktif
#institut ibu profesional


Kamis, 06 September 2018

Pekerjaan yang paling membuat Ibu bahagia

Apa sih pekerjaan seorang ibu? Ibu yang mana satu nih. Ibu karier yang bekerja di ranah publik atau domestik? Yang mana aja gak masalah ya. Umumnya pekerjaan yang dikerjakan seorang ibu hampir sama dan mirip satu dengan yang lainnya. Kalau yang dimaksud itu pekerjaan rumah tak jauh-jauh dari memasak, mencuci baju, jemur baju, menyapu, setrika, memandikan anak, membimbing anak belajar, mengepel, dan lain-lain. Rasanya tidak cukup satu kertas untuk menulis daftar pekerjaan yang dilakukan oleh seorang ibu. Itu baru ibu dengan pekerjaannya secara umum. Belum lagi kalau ibu juga aktif di kegiatan yang lain tentu daftar pekerjaannya juga akan bertambah panjang, sehingga terkadang 24 jam tidak  cukup untuk menyelesaikan.

Ada seorang ibu yang suka sekali memasak, ada yang suka membuat handycraft, ada yang suka bersih-bersih, dan lain-lain. Dan boleh dong kalau ada seorang ibu yang suka banget baca buku hingga lupa waktu. Deuh mesti pasang rem cakram atau pasang alarm sebelum membaca buku. Saking asyiknya membaca kalau belum selesai satu buku rasanya belum ingin mengalihkan pandangannya ke pekerjaan yang lain. Hehehe itu pekerjaan atau hobby sih.

Hm..... pekerjaan apa yang membuat saya bahagia? Membersihkan dan mengubah sebuah ruangan. Seperti piring berserakan, kemudian cuci bersih, susun dan lap sampai kinclong. Nah disitu tu bahagianya. Karena merasa puas sudah mengubah dari yang tadinya kotor berserakan kini menjadi bersih dan tersusun rapi. Bahagianya tu disini.....

  SYAIR “SIFATUL HURUF”   JAHR lawan HAMS SYIDDAH lawan RIKHWAH BAINIYYAH di antaranya ISTI'LA, ISTIFAL ITHBAQ dan INFITAH Sif...