Senin, 05 Maret 2018


 “Belajar Menjadi Manajer Keluarga Handal”

          Posisi seorang ibu didalam rumah tangga layaknya seorang ratu dalam kerajaan kecil, namun tak jarang seorang ibu layaknya seperti babu (pembantu rumah tangga).
         
          Pernahkah kita merasakan hal ini? Pernah. Dalam satu hal, semuanya  ibulah yang menentukan yes atau no. Kemudian ibu jugalah yang menentukan apa-apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan anggota keluarga yang lain. Disaat yang lain pernah merasakan layaknya pembantu. Semuanya ibu yang mengerjakan, baik dalam hal besar maupun kecil remeh temeh. Itu sangat terasa ketika anak masih balita semua. Rasanya tidak ada waktu untuk istirahat. Lagi asyik mengerjakan pekerjaan dapur yang kakaknya bertengkar, yang paling kecil menangis minta susu. Masakan yang belum selesai, cucian menumpuk, rumah berantakan........

          Kali ini di NHW 6, IIP mengajarkan perihal belajar menjadi manajer keluarga yang handal. Mengapa? karena hal ini akan mempermudah bunda untuk menemukan peran hidup kita dan semoga mempermudah bunda mendampingi anak-anak menemukan peran hidupnya.

          Tahapan yang harus di ikuti adalah sebagai berikut:
Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting:
1.    Memperbaiki ibadah sholat 5 waktu, agar semakin tepat waktu dan khusu’ ditambah dengan membaca dan menghafal Al Qur’an
2.    Meningkatkan perhatian ke anak-anak, me time dengan mereka satu per satu dan sekali waktu family time
3.    Otak-atik laptop, menulis artikel, membuat design poster, mengerjakan laporan, dll

Selanjutkan menuliskan 3 aktivitas yang paling tidak penting:
1.    Membuka chat grup WA, fb dan sosmed kecuali untuk posting info dan koordinasi kegiatan
2.    Menonton TV, karena hanya akan menghabiskan waktu
3.    Mengumpulkan barang-barang bekas untuk di buat kerajinan, karena pada akhirnya saya juga tidak memiliki longgar waktu untuk membuat kerajinan tersebut

          Kemudian kumpulkan aktivitas rutin menjadi satu waktu, berikan “kandang waktu”, dan patuhi cut off time ( misal sudah menuliskan bahwa bersih-bersih rumah itu dari jam 05.00-06.00, maka patuhi waktu tersebut)
Jangan ijinkan agenda yang tidak terencana memenuhi jadwal waktu harian anda.

Jadwal Harian
03.00-04.00   Sholat Tahajud, Hafalan Al Qur’an
04.00-05.00 Membangunkan anak-anak, menyiapkan sarapan, mencuci piring, menyapu lantai, mandi, mencuci dan menjemur baju
05.00-05.30 Sholat subuh berjama’ah, Tadarus
05.30-06.00 Memastikan anak-anak mandi dan sudah ganti baju sekolah
06.00-06.40 Rapat Keluarga plus sarapan pagi
06.40-06.55 Mengantar anak-anak ke sekolah
06.55-08.00 Sholat Dhuha dan Homeschooling dengan si kecil
08.00-10.00 Memasak untuk makan siang dan malam, membuat minuman untuk orang bengkel
10.00-11.30 Jadwal Menulis di laptop/ Belajar Al Qur’an
11.30-12.00 Tidur siang
12.00-13.00 Sholat dhuhur, Tadarus dan makan siang
13.00-14.00 Beres-beres rumah
14.00-15.00 Mengurus lembaga
15.00-19.30 Mengajar anak-anak lembaga (Diselingi mandi dan makan malam)
19.30-20.00 Sholat isya
20.00-21.00 Belajar bersama anak-anak
21.00-22.00 Mengecek persiapan sekolah anak-anak
22.00-03.00 Istirahat tidur malam

Jadwal tersebut diatas buat untuk belajar konsistensi. Akan tetapi tidak kaku karena pada hari tertentu ada kegiatan di luar rumah yang harus dikerjakan.
Dari jadwal yang buat,
-       Jadwal rutinnya : dari jam 03.00 - 06.55
-      Jadwal dinamis : dari jam 06.55 – 21.00

# IIP Batam Batch 5
# NICE HOMEWORK #6


30 komentar:

  1. wew bakalan menjadi anak yang sholeh dan sholehah ini berkat didikan ibu yang seperti ini, kerenn ah tips nya mba, dicatet nih wkwkwk nanti kalo dah punya anak bisa ditiru nih hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. judulnya baru belajar bro.... moga-moga bisa istiqomah

      Hapus
  2. Menurut ilmu marketing yang saya pelajari waktu jadi sales dulu, keputusan pembelian biasanya lebih banyak dilakukan ibu/istri. Jadi posisi mamah-mamah itu dipandang penting banget lho di dunia marketing

    BalasHapus
    Balasan
    1. emak-emak merangkap bendahara plus manager kadang-kadang direktur

      Hapus
  3. wow mama zaman now ya.. mank mama harus pandai mengatur jadwal waktu keluarga biar anak tidak jadi anak zaman now yang salah arahan hihihi melainkan anak zaman now yang tetap memiliki budi yang baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah jaman nya ni kak.... tantangannya lebih bervariasi

      Hapus
  4. Mama jaman now emang kudu pinter manage waktu, manage uang Dan waktu liburan biar ga stress ngurusin hal dalam rumah tangga. Tugasnya lebih berat dr rindu, hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuk ah liburan bareng mbak eka handa

      Hapus
  5. Jadi emak emang kudu pinter2 me-manage waktu ya.. Kalo enggak pinter2 bakal keteteran semua. Salut ama ibu2 yang pinter memanage waktu. Kalo saya mah, parah! Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. susahnya tu disini, rencana dan jadwal sudah ada terkadang meleset semua ...ikutan parah dah hhahaha

      Hapus
  6. Memang The Power of Bini sangat luar biasa. Setiap suami bisa mencari nafkah, istri juga bisa mencari nafkah, namun tdk semua suami bisa mengurus rumah tangga. Salut utk para wanita yg memiliki super power

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul tu... salah satu keistimewaan wanita dibandingkan pria

      Hapus
  7. Kereeenn..... yang penting selalu jaga kesehatan yaa mbak Lumi... ��

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup ah mbak juli, buat abang aal dan adek maryam juga ya....

      Hapus
  8. sehat terus ya mbak. kalo dilihat jadwalnya padat banget. gak ada jadwal nonton india di ANTV sama sekali. salut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wassalam..... channel nya nggak dipasang...

      Hapus
  9. Enak sih ya Mbak kalau bisa disiplin waktu. tapi kalau udah nyangkut di medsos udah deh lupa akan dunia rumah dan sekitarnya. Ini lagi berjuang semoga bisa mengatur waktu lebih bijak dan efektif lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya teh, Medsos..... kirain bentaran doang. nggak terasa berjam-jam juga ngabisin waktunya y

      Hapus
  10. Mbak maaf ya baru ngikutin blognya, boleh tau putra/putrinya yg HS usia brp dan persiapannya apa saja utk HS?

    BalasHapus
    Balasan
    1. HS nya baru banget mbak, untuk si kecil umur 4 th. belum banyak pengalaman. kalo mau tau lebih banyak tentang HS, saya rekomendasinya kawan saya yang punya 4 anak HS semua. kepoin blognya di https://mamakrucilsblog.wordpress.com dengan mbak erli ya....

      Hapus
  11. Itulah hebatnya seorang ibu. Semuanya bisa dikerjakan dan diatur. Tak salah kalau sering ada yang bilang, dibalik kesuksesan seorang suami, ada istri yang tangguh.

    BalasHapus
  12. iri banget dengan jadwalnya
    padat dan bermanfaat
    kapan ya bisa jd ibu rumah tangga yg bisa melakukan kegiatan bermanfaat ?
    terimakasih sharing mba
    sangat menginspirasi

    BalasHapus
  13. Mbak NHW 6, IIP ini kepanjangannya apa ya? Hehehe cari-cari gak nemu... BTW mengatur waktu sebagai IRT dan bekerja juga kudu cermat dan efisien. Semuanya kudu dikerjakan dalam hitungan menit dan hampir tidak ada waktu 'ngegosip' kecuali hahaha hihihi di Medsos... hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. IIP= Institut Ibu Profesional, NHW 6= Nice Homework 6, kepoin aja mbak di www.ibuprofesional.com

      Hapus
  14. aktivitas gak penting itu seringkali menggoda untuk dilakukan yaaa.. semangat, kak, semoga jadwalnya bisa terlaksana selalu!

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak penting itu seperti iklan ...kegoda kan .....

      Hapus
  15. semua manajemen selalu diawali dengan manajemen diri

    BalasHapus