Rabu, 18 September 2019


Aplikasi catatan keuangan di Android



             
            Aplikasi sederhana untuk mencatat keuangan, bisa gunakan aplikasi ini ya. Sederhana dan simple fiturnya. Pengeluaran, pemasukan, selisih saldo, dan lainnya.  Coba deh aplikasi ini. Semoga bermanfaat.

#day5
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia
#level12



Belajar Bahasa Inggris online



            Jaman sudah serba canggih. Belajar tak harus datang ke kelas. Belajar bisa dimana saja dan kapan saja. Aplikasi Busuu menawarkan kursus bermacam-macam bahasa. Salah satu yang saya pilih yaitu belajar bahasa Inggris.


            Carilah aplikasi Busuu di google Play Store, kemudian unduh. Di aplikasi ini ada 2 pilihan keanggotaan yang secara gratis atau berlangganan keanggotaan Premium. Perbedaannya bila keanggotaan premium Anda bisa membuka lebih banya fitur seperti mode luring, tata bahasa, sertifikat, dan lain-lain.

            So, jangan bilang tak punya waktu, kesempatan maupun uang ya... tak ada alasan untuk tidak belajar. Emak-emak harus pintar.

#day4
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia
#level12



WhatApp Web



            Masih ngomongin soal aplikasi WhatsApp ya mak. WhatsApp versi biasa sudah, WhatsApp Bussines sudah juga. Nah ada satu lagi mak, fasilitas dari WA. Yaitu WhatsApp Web. Jadi aplikasi ini memudahkan penggunanya untuk membuka  melalu laptop atau personal computer. Hal ini tentu sangat memudahkan bagi yang pekerjaannya sering berhubungan dengan computer.

Cara pakainya mudah banget. Lakukan berikut ini:
1.      Masuk ke situs WA Web, pastikan PC terhubung dengan internet ya. Klik web.whatsapp.com, nanti akan keluar barcode, web scan QR code.
2.      Hubungkan dengan hape, jadi hape kita buka aplikasi WA, klik setting atau pengaturan dan pilih Whatsapp web. Arahkan hape ke scan QR code. Otomatis nanti WA akan muncul di layar laptop
3.      Setelah memakai aplikasi WA Web, jangan lupa logout.

#day3
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia
#level12



WA pribadi Vs WA Bussines



            Gimana mak kabarnya? Udah pada pake aplikasi WhatsApp kan? Jangan kebablasan loh..... entar lupa waktu lagi. Apa lagi sekarang bisa update status-status juga meski statusnya dalam 24 jam udah ilang.

            Seiring kebutuhan nomer maunya juga banyak ya, satu buat urusan pribadi, satu buat urusan bisnis. Terutama yang jualan, biar hapenya gak bunyi tang ting tung ada istirahatnya. Mungkin gak sih ada 2 nomer WA di satu HP. Bisa dong, kan sekarang WA sudah menyiapkan 1 aplikasi WA Bussines. Satu aplikasi WA yang biasanya dan satu lagi unduh WA Bussines.

            Di aplikasi WA Bussines tersedia beberapa fitur profil bisnis, label, balas cepat, salam yang otomatis menjawab saat ada yang japri, de el el. So buat yang suka bisnis aplikasi ini cucok dipakai untuk membantu pekerjaan. Sip....

#day2
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia
#level12



Hemat pulsa pakai Aplikasi WhatsApp



”Rempong kali wak saya mau ketik teks SMS ini panjang-panjang”, keluhan khas mamak-mamak. Padahal yang ngeluh beginian nggak cuman mamak-mamak ya.... seluruh pemakai hengpon sepertinya.

SMS (Short Message Seluler) akan menghabiskan pulsa emak-emak. Belum lagi keriting kita ngetik hurufnya, bila terlalu panjang isi pesannya maka akan jadi 2/3/lebih hitungannya. Karena SMS juga terbatas jumlah hurufnya. Cepat habis kan mak pulsanya.

Tarra..... sekarang ada solusinya mak, pake aja aplikasi WhatsApp atau sering disingkat WA. Unduh saja aplikasinya di playstore. Kelebihannya gak perlu ngetik pesan panjang-panjang ampe keriting jari, bisa copas-copas (copy paste), bisa kirim gambar, suara, foto, dokumen, file, bisa telepon, dan bisa video call juga. Gak perlu ngabisin pulsa asalkan hape nya android dan ada kuota.

Selain itu emak bisa bikin grup rumpi juga loh, bebikinan grup komunitas kawan-kawan sekolah, pengajian, de el el. Asalkan nomernya sama-sama di daftarkan ke aplikasi WhatApp. Sekali kirim pesan ke grup, semua anggota grup bisa membaca isi pesan tersebut. Jaman sekarang udah gak jaman lah ngabisin pulsa seluler cuman buat telpon sama SMS. Di Aplikasi WA sudah tercover semuanya.

#day1
#kuliahbunsayiip
#keluargamultimedia
#level12

Selasa, 17 September 2019

Resensi buku ”Hanya Cinta-Nya”



 Karya Riawani Elyta & Risa Mutia
Buku "Hanya Cinta-Nya"

            Akhir-akhir ini daya baca masyarakat memang menurun, why? Padahal mereka kuat berlama-lama membaca komen di facebook atau pun Whatapp...hehehe
            Kenapa pula ya saya bahas hal ini. Bukannya apa, awalnya saya mengira buku ”Hanya Cinta-Nya” akan berisi artikel-artikel yang puanjangggg. Tidak!!!!! Ternyata tidak demikian. Setiap judul hanya berisi 2-3 halaman saja. Cukup singkat isinya dan itu sudah ”daging” semua. Inti dari artikel tersebut. Tidak panjang lebar dan bertele-tele. Tak perlu penjelasan panjang dan lebar tapi isinya sangat mengena.
            Dengan kesukaan saya membaca cerita, maka akan membutuhkan waktu bagi saya untuk membaca artikel seperti di buku ini. Why? Karena isinya ”dalam banget”, jadinya sebentar baca, sebentar merenung, jadi lama kan mak...... Apa mau dikata, memang isinya sangat kita butuhkan dan menyentil kehidupan sehari-hari.
            Setelah mencari-cari di toko buku online, bertanya ke customer service nya, alhamdulillah dapat juga buku ini lewat aplikasi shopee dengan harga mureeeee... 76 rebu.
Penampilan bukunya pinky pinky ala ala unyu. Khas warna cewek seperti pengarangnya kali ya. Padahal cius loh, warna itu tidak bergender. Layout yang menarik, penulisan judul yang tidak membosankan, kata-kata poin yang di tebalkan, huruf yang tidak melulu hitam, dan keren isinya membuat saya semangat, mewek, dan tersentuh. Saya share ya beberapa isi tulisan dan pic daftar isinya. .

Judul Buku: Hanya Cinta-Nya
Penulis: Riawani Elyta & Risa Mutia
Penerbit: PT Elex Media Komputindo
Tahun terbit: 2019
Tebal: 234 halaman
Harga buku Pulau Jawa Rp. 95.000,00

Hanya Cinta-Nya
Tujuan Jiwa Ini Terlahir
Kumpulan 99 Motivasi Penggugah Jiwa
“Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki Arsy yang agung.”
(QS. At-Taubah:129)
Adakah keinginan yang lebih besar daripada meraih cinta-Nya?
Jika cinta-Nya telah tertuju kepada kita, masihkah kita memerlukan dunia dan seisinya?
Sesungguhnya, hanya dengan mencintai Allah, dunia dan seisinya tak lagi berarti.

Kita datang tanpa membawa apa pun dan akan pergi meninggalkan kehidupan juga tanpa bisa membawa apa pun. Semua yang ada pada diri kita hanya titipan. Jadi, manfaatkan titipan itu untuk berbagi agar kita bisa menjadi manusia yang bermanfaat.

Berharaplah balasan dari-Nya saat melakukan kebaikan, lupakan penghargaan dan balasan dari manusia karena nilainya terbatas, sedangkan kekuasaan-Nya tak terbatas.

Prinsip memberi adalah melupakan. Jangan pernah menghitung pemberian. Cukup lakukan yang harus dilakukan. Dan biarkan Allah membalasnya untuk semua keikhlasanmu berbagi.
Sebuah perlombaan yang memberi kebahagiaan sejati adalah berlomba-lomba dalam kebaikan.
Hati yang bersih adalah tanah yang subur untuk menumbuhkan ilmu.

Tips istiqamah dalam berhijrah:
1.      Ikhlas karena Allah
2.      Mencari lingkungan yang baik dan sahabat yang saleh
3.      Berburu ilmu syariat
4.      Tetap beramal sebagai buah ilmu
5.      Berdoa memohon keistiqomahan

Lima amalan yang dilakukan muslimah yang dicemburui oleh bidadari surga:
1.      Taat menjalankan agama
2.      Menghias diri dengan amal saleh
3.      Baik dalam mendidik anak perempuan
4.      Selalu mencari keridaan suami
5.      Selalu melakukan amar makhruf nahi mungkar

Tiga nasehat malaikat Jibril kepada Rasulullah:
1.      Hiduplah semaumu, tetapi ingatlah, bahwa akhirnya kau akan mati
2.      Cintailah siapa pun, tetapi ingat, pada suatu saat kau akan berpisah dengan yang kau cintai
3.      Berbuatlah sekehendak hatimu, tetapi ingat, kau akan menerima balasannya

Waktu adalah sesuatu yang tak akan pernah kembali. Ambillah pelajaran dari masa lalu untuk membuatmu bijak dalam menjalani kehidupanmu saat ini.

Waktu adalah kehidupan dan modal terbesar dalam kehidupan manusia, tak akan bisa kembali apa pun yang kita lakukan, dia berputar begitu cepat tanpa mampu dicegah.

Waktu adalah kehidupan yang tak bisa dibeli dan ditebus untuk bisa kembali ke kita. Ia adalah anugerah yang harus disyukuri, sebagaimana penghargaan terhadap kehidupan itu sendiri. Waktu luang adalah karunia. Jangan pernah terlena karenanya. Gunakan dengan sebaik mungkin, agar tak ada penyesalan saat jatah usia kita telah berakhir.

Kehidupan dunia ini bisa sangat menggoda, tetapi ia hanya sementara. Tiada kekekalan kecuali amal saleh dan kebaikan yang mampu membawa kepada kebahagiaan abadi di akhirat kelak.

Waktu yang diberikan kepada kita sebenarnya hanya cukup untuk memperbaiki kehidupan kita. Jika kita sibuk mengurusi aib dan cela orang lain, maka berkuranglah waktu tersebut. Kita akan tergolong orang yang merugi. Padahal siapakah yang dapat mengembalikan waktu yang telah pergi?

Kematian dan perpisahan adalah hal yang pasti terjadi. Sandarkanlah segenap jiwa dan ragamu hanya kepada Allah karena sebaik-baik tempat kembali adalah di sisi Allah.
Masalah hadir sebagai tanda kasih sayang Allah kepada makluk-Nya agar terus bersandar kepada-Nya dan mengharap rahmat dan pertolongan-Nya. Berharaplah bahwa dengan hadirnya masalah itu, membuat kita semakin dekat dengan Allah.

Tak selamanya tangisan pertanda kelemahan. Tangisan adalah bentuk pengakuan bahwa dirimu selalu membutuhkan tempat bergantung yakni Allah, Pemilik Seluruh Jagad Raya ini dan rasakan kekuatan mengalir di dirimu saat kau memasrahkan semua masalah dan laramu dengan bergantung kepada-Nya.

Disakiti akan menyisakan luka. Tetapi melupakan dan melepaskan rasa sakit akan membuatmu bahagia. Hidup ini terlalu singkat untuk terus berkutat dengan rasa sakit. Maka relakanlah mereka yang telah menyakitimu.

Masih banyak sekali kata-kata yang sangat inspiratif dan memotivasi kita untuk lebih baik lagi bisa Anda temukan dibuku ini. Yang saya tulis ini baru sebagian kecil saja dan intipin saja bukunya. Cus. (Lumiati)

Minggu, 25 Agustus 2019

Ketika Anak Bertanya tentang Seksualitas



Banyak orang tua yang menghindar dan memilih mengalihkan topic yang sedang ditanyakan oleh sang anak. Apalagi saat anak bertanya tentang seks. Bisa dibilang tabu dan malu, bingung bagaimana menjawab pertanyaan dari anak. Pernah seperti itu?
Ya pasti pernah. Maka sebagai orang tua kita harus tahu hal-hal berikut ini:
Kapan Anak Mulai Tertarik Soal Seks?
Seperti dilansir Kids Health, anak sama seperti manusia adalah makhluk seksual dan hanya sedikit orangtua yang memahami hal tersebut. Oleh karena itu, anak-anak pun, bahkan sejak dini, terkadang penasaran pada tubuh mereka sendiri, terutama bagian-bagian vitalnya. Jika penasaran itu ada, hal tersebut normal dan sehat.

Perilaku 'Seks' Apa Yang Sering Ditunjukkan Anak?
Anak-anak terkadang menyentuh diri mereka sendiri, saat mereka telanjang. Misalnya saja ketika mereka mandi atau sedang dipakaikan pampers atau celana. Pada tahap perkembangan ini, mereka tidak memikirkan kesopanan. Saat anak-anak menyentuh area pribadi mereka, jangan marahi atau membuat mereka malu. Adalah wajar bagi anak-anak tertarik pada tubuh mereka sendiri. Anda para orangtua bisa dengan santai saja membiarkan anak-anak menyentuh area pribadi mereka. Atau Anda bisa juga memilih untuk memberitahukan mereka, kalau apa yang disentuh itu adalah area pribadi.

Para orangtua bisa mulai khawatir jika sepertinya anak mulai 'memainkan' kelaminnya, sampai lupa aktivitas lain. Beritahu anak dengan kalimat yang dapat dimengerti kalau aktivitas itu bisa membahayakan area pribadinya.

Apakah sebaiknya menggunakan nama pengganti untuk area pribadi?
Saat anak sudah berusia tiga tahun, orangtua sebaiknya menggunakan nama anatomi tubuh yang benar. Memang sepertinya akan aneh, namun tidak ada alasan kenapa Anda harus memakai nama lain padahal anak sudah bisa mengucapkan kata itu dengan jelas. Kata seperti penis dan vagina, harus disebutkan dengan jelas, jangan sampai Anda terdengar malu-malu atau malah konyol. Kedepannya, anak-anak pun akan menggunakan kata tersebut secara sopan, tanpa ada tujuan untuk mempermalukan atau malah malu.

Bagaimana jika anak bertanya dari mana bayi berasal?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut tergantung dari usia si anak. Anak-anak di bawah usia enam tahun, lebih bisa menerima jawaban yang simple. Misalnya saja, Anda bisa menjawab kalau bayi berkembang dari telur yang ada di perut ibu (dengan menunjukkan perut) dan keluar dari tempat yang spesial bernama vagina.

Anda tidak perlu menjelaskan detail soal ritual bercinta untuk membuat bayi tersebut karena anak-anak usia dini belum memahaminya. Namun jika memang mau sedikit detail, Anda bisa menambahkan dengan penjelasan kalau pria dan wanita saling mencintai, sehingga suka berdekatan satu sama lain. Saat itu, sperma pria bersatu dengan telur wanita dan setelah itu, bayi mulai berkembang. Untuk anak-anak, memberikan jawaban melalui buku-buku pengetahuan seks juga bisa dilakukan.

Apakah Orangtua perlu diskusi dengan anak-anak soal seks?
Mempelajari soal seks bukanlah sesuatu yang harus didiskusikan dalam waktu tertentu. Seharusnya, hal itu adalah sebuah proses yang terjadi dengan sendirinya. Misalnya saja saat anak tengah bermain dan tiba-tiba tertarik menanyakan hal itu pada orangtua.

Kalau anak tidak bertanya soal topik seks, abaikan saja topik tersebut. Namun di saat anak usia lima tahun, Anda bisa mulai memperkenalkan melalui buku-buku pengetahuan sesuai umur mereka. Terkadang orangtua kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk memberikan penjelasan dan buku-buku biasanya bisa membantu.
Diambil dari artikel https://wolipop.detik.com

#Day10
#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#kuliahbundasayangII

Peran Lingkungan dan Perlindungan dari Kejahatan Seksual



Alhamdulillah kita hidup di negara Indonesia, yang masih memiliki rasa malu yang tinggi karena pengaruh agama dan budaya. Tapi kepedulian antar sesama banyak yang mulai terkikis. Terutama bagi warga perumahan ataupun perkotaan. Hal ini lah yang harus kita tingkatkan sehingga kita bisa bersama-sama melindungi generasi muda dari kejahatan seksual.
Faktor lingkungan menjadi faktor yang dominan dalam munculnya penyimpangan perilaku seksual. Ketika lingkungan mendukung dan individu terbuai, maka akan sangat mudah bagi individu tersebut untuk terbawa pengaruh lingkungan. Gaya hidup menjadi salah satu contoh jelas ketika manusia yang memiliki kecenderungan ingin bisa diterima oleh lingkungan berusaha berasimilasi pada lingkungannya. ‘Menular’ yang dimaksud di sini bukan ‘contagious’ sebagaimana penyakit menular akan tetapi lebih kepada kebutuhan untuk ‘diterima’ yang membuat individu berasimilasi pada gaya hidup lingkungan tersebut.
CN, Jakarta - Pengamat Sosial, Mintarsih A.Latif mengatakan jika pengidap pedofil terbukti melakukan pelecehan seksual pada anak perlu diberi hukuman berat, meski pemerintah telah menyetujui hukuman kebiri bagi pengidap pedofilia, peran masyarakat dan keluarga sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kejahatan seksual terhadap anak.
"Peran masyarakat dan keluarga sangat perlu untuk mencegah sedini mungkin terjadinya tindak kejahatan seksual terhadap anak, diminta masyarakat dan orangtua untuk tidak takut melaporkan kepada pihak berwajib," kata Mintarsih di Jakarta, Minggu (11/9/2016)
Menurut Mintarsih, pelaku pedofilia perlu mendapat hukuman yang membuat jera menyusul disetujuinya sanksi kebiri bagi pelaku kejahatan seksual pada anak.
"Aparat penegak hukum harus tegas dalam bertindak, sebab tindak kejahatan seksual terhadap anak sangat mengkhawatirkan sekarang ini dan Aparat penegak hukum harus melindungi serta menjamin keselamatan bagi masyarakat yang melaporkan adanya indikasi tindak kejahatan seksual terhadap anak di lingkungannya," ungkapnya.
Pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak di Tanah Air meningkat 100 persen.
Catatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebutkan, angka korban pelecehan seksual terhadap anak semakin tinggi setiap tahun dan modus pelecehan seksual semakin beragam dan aneh. Hal-hal yang tak terduga dapat terjadi. Selain kemajuan teknologi dan kurangnya pengetahuan orangtua dalam mengasuh dan mendidik anaknya, lingkungan pergaulan juga menjadi penyebabnya
#Day9
#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#kuliahbundasayangII

Penyimpangan seksual, pencegahan dan solusinya



Anak laki-laki keperempuan-perempuanan, anak perempuan kelaki-lakian. Salah keluarga atau salah pergaulan? Penyimpangan orientasi dan perilaku seksual anak menjadi hal yang perlu mendapat perhatian para orangtua di era keemasan dunia alay sekarang ini.
Perilaku menyimpang seksual menjadi fenomena yang berkembang dalam masyarakat. Fenomena ini bahkan menjadi menarik dikaji dalam berbagai sudut pandang dan keilmuan. Eksistensi mereka seolah-olah menginginkan untuk dianggap ada dan dihargai dalam masyarakat. Pencegahan perilaku penyimpangan seksual harus diawali dari lingkungan keluarga. “Rumah – Sekolah – Lingkungan – Peer group – Media – Masyarakat – Negara” merupakan mata rantai yang secara bersama-sama bertanggung jawab terhadap hadirnya permasalahan penyimpangan perilaku seksual di masyarakat, khususnya pada anak.

Bagaimana kaitan antara pornografi dengan penyimpangan seksual?
MTP (Masyarakat Tolak Pornografi) memandang penyimpangan seksual dalam keluarga biasanya disebabkan oleh lingkungan dan pornografi. Ketika perjuangan UU Pornografi, LBH APIK yang menentang UU Pornografi melakukan kajian untuk membuktikan bahwa kejahatan seksual bukan karena pengaruh pakaian perempuan. Namun ternyata, hasil kajiannya justru membuktikan bahwa kejahatan seksual dipicu oleh pornografi. Pornografi saat ini lebih mudah diakses dan dikonsumsi. Permisifitas terhadap pornografi berdampak pada tidak sensitifnya masyarakat terhadap penyimpangan seksual. Dengan demikian pornografi dalam hal ini menjadi pintu masuk penyimpangan seksual dan kejahatan lainnya. Ibarat membangun istana pasir, usaha memperkuat keluarga dibombardir oleh gelombang pornografi.

Apa yang harus dilakukan ketika anak-anak diindikasi mengalami penyimpangan orientasi/perilaku seksual?
Ketika penyimpangan gender ditemukan indikasinya sejak usia dini, orangtua/wali perlu mencari tahu dengan detail faktor yang melatarbelakanginya. Apakah faktor biologis, kesalahan informasi dan persepsi anak, pergaulan, ataukah faktor lainnya. Hal ini penting untuk dapat mengetahui jenis terapi apa yang akurat dan tepat untuk mengobatinya.
Awal penanganan, orangtua/wali perlu melakukan diskusi dengan psikolog tanpa melibatkan anak. Karena pada diskusi-diskusi awal psikolog akan banyak menanyakan hal-hal berupa hasil observasi mengenai anak. Setelah data dirasa cukup, anak bisa dipersiapkan untuk diajak bersama ke psikolog. Pada tahap ini anak harus paham kenapa dirinya diajak ke psikolog. Sentuhan dan uraian garis besar kasih sayang keluarga kepadanya menjadi pengantar untuk menjelaskan mengenai bantuan yang akan diberikan psikolog kepadanya. Kenyamanan anak menjadi hal yang utama dalam treatment, sehingga perlu disampaikan juga pada anak bila ia merasa tidak nyaman untuk bertemu dengan psikolog. Ia memiliki hak untuk meminta re-schedule atau memindahkan lokasi konseling ke tempat yang membuatnya lebih nyaman.

Jika ditemukan faktor biologis, misalnya karena ada kelainan secara hormonal, maka bisa ditempuh jalan terapi hormon yang diikuti dengan terapi perilaku. Jika penyebabnya karena kesalahan informasi atau persepsi dan pergaulan, maka bisa dilakukan terapi kognitif. Pada kasus-kasus demikian, nilai-nilai moral sosial dan agama adalah hal yang tidak bisa dilepaskan di samping tetap diperlukannya penanganan tenaga psikiater, psikolog atau medis lainnya. Hal yang perlu diketahui bahwa pada penanganan kasus demikian, psikolog bisa saja memberikan intervensi tidak hanya pada anak yang dimaksud, namun juga pada anggota keluarga, atau bahkan lingkungan sekolah anak tersebut. Bentuk intervensi bisa saja berbeda tergantung jenis kasus dan penyebabnya. Hasil yang dicapai pun bisa jadi berbeda antar kasus. Batas paling rendah adalah membantu anak untuk ‘mengabaikan’ kecenderungan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, yang populer dengan istilah LGBT.

#Day8
#Bunsaylevel11
#Fitrahseksualitas
#kuliahbundasayangII

Aplikasi catatan keuangan di Android                           Aplikasi sed...